⌂ Beranda News Prabowo Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tembus Peringkat Keempat Dunia pada 2045
News

Prabowo Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tembus Peringkat Keempat Dunia pada 2045

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato di Munas HIPMI
Ilustrasi anggaran pemerintah untuk program prioritas 2027
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto memproyeksikan ekonomi Indonesia akan menempati peringkat keempat terbesar di dunia pada tahun 2045.

Target tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Menurut Prabowo, pencapaian target itu membutuhkan kecerdasan dan kecermatan dalam mengeksekusi kalkulasi yang telah dipersiapkan pemerintah.

Ia menyebut Indonesia berpotensi berada di posisi empat besar di bawah China, Amerika Serikat, dan India.

"Kita sudah algoritmanya sudah ada, hitungannya sudah ada.

Kalau kita pandai dan kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia saudara-saudara," ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kepala Negara juga memaparkan peta persaingan global dua dekade mendatang.

"Ya yang muncul nanti nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia," katanya.

Di hadapan para pengusaha muda, Prabowo menyatakan komitmennya untuk terus mengawasi perkembangan bangsa hingga 20 tahun ke depan.

Ia berkelakar akan memantau dari kediamannya di Hambalang, bahkan jika sudah wafat.

"Pada saat itu 2045 adalah 19 tahun lagi kan? 20 tahun lagi ya.

Ya 20 tahun lagi saudara-saudara berada di puncak kariermu. Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah.

Kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa," ucapnya.

Prabowo juga menyelipkan kelakar tentang pengawasan ketat terhadap generasi muda. "Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa aku lihat tetap saya monitor kalian.

Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun nyari kau. Jangan main-main kau.

Kau melanggar berkhianat kepada Merah Putih aku turun aku cari kau," tuturnya.

Presiden memberikan peringatan tegas kepada generasi muda agar tidak melakukan pengkhianatan terhadap Merah Putih dan selalu memprioritaskan kepentingan bangsa dan negara.

📰 Update Terbaru