⌂ Beranda News GoPro Terancam Bangkrut Setelah Terbitkan Peringatan Going Concern

GoPro Terancam Bangkrut Setelah Terbitkan Peringatan Going Concern

GoPro Terancam Bangkrut Setelah Terbitkan Peringatan Going Concern
Ilustrasi kamera aksi GoPro dengan latar grafik keuangan menurun
A A Ukuran Teks16px

GoPro, pelopor kamera aksi, menghadapi krisis keuangan serius. Perusahaan telah menerbitkan peringatan going concern dalam laporan keuangannya kepada otoritas pasar modal AS, SEC.

Manajemen GoPro mengakui adanya keraguan substansial terhadap kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi. Auditor independen PricewaterhouseCoopers juga mencatat hal ini dalam laporan mereka.

>>> 6 Mobil LMPV Rp 200 Jutaan untuk Liburan Sekolah

Jika tidak mendapatkan suntikan modal segar atau akuisisi, GoPro berpotensi tidak mampu bertahan dalam 12 bulan ke depan.

Kondisi finansial perusahaan terus memburuk.

Total pendapatan GoPro turun tajam 19% sepanjang tahun fiskal lalu, menjadi hanya 652 juta dolar AS (sekitar Rp 11,5 triliun).

Perusahaan juga mencatat kerugian bersih sebesar 93,5 juta dolar AS (sekitar Rp 1,63 triliun).

Kas perusahaan menyusut drastis hingga separuh dari tahun sebelumnya, tersisa 49,7 juta dolar AS (sekitar Rp 870 miliar).

Jumlah ini dinilai sangat minim untuk perusahaan global dengan ratusan karyawan.

Beban operasional diperparah oleh utang ke perbankan yang mencapai 88,6 juta dolar AS (sekitar Rp 1,55 triliun).

Penerbitan status going concern secara otomatis dianggap sebagai pelanggaran perjanjian pinjaman atau default.

Jika perbankan menuntut pelunasan serentak, kas internal tidak akan mencukupi. Manajemen saat ini sedang berdiplomasi dengan kreditur untuk meminta keringanan kontrak.

Dari Puncak Kejayaan hingga Terpuruk

Kondisi ini berbanding terbalik dengan masa keemasan GoPro sejak didirikan pada 2002.

>>> Wacana Penyesuaian Tarif Transjakarta Dibahas untuk Kurangi Beban Subsidi APBD

Pada dekade 2010-an, kamera mini tahan banting ini mendominasi pasar global, menjadi perangkat wajib bagi pegiat olahraga ekstrem dan kreator konten.

Valuasi pasar GoPro sempat menembus lebih dari 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 175 triliun) di puncak kejayaannya.

Namun, persaingan dari smartphone dengan kualitas video makin baik mulai menggerus pangsa pasar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM