⌂ Beranda News Pertamina Berharap Kesepakatan AS-Iran Bebaskan Dua Kapal Tanker
News

Pertamina Berharap Kesepakatan AS-Iran Bebaskan Dua Kapal Tanker

Kapal tanker melintasi perairan strategis Selat Hormuz.
Kapal tanker melintasi perairan strategis Selat Hormuz.
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina (Persero) menyambut baik potensi kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan ini diharapkan dapat membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Pembukaan kembali jalur tersebut sangat dinantikan demi membebaskan dua kapal tanker milik perseroan yang tertahan sejak Kamis (19/6/2026).

Dua Kapal Tertahan di Teluk Arab

Dua kapal tanker yang tertahan adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro, keduanya merupakan aset PT Pertamina International Shipping (PIS).

Kapal-kapal tersebut mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah dan terhenti akibat ketegangan geopolitik yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz.

Pertamina Pride seharusnya membawa pasokan minyak mentah domestik untuk Kilang Cilacap, sementara Gamsunoro sedang disewakan kepada pihak ketiga.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa manajemen terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memastikan keselamatan aset mereka.

Perusahaan menegaskan bahwa aspek keamanan awak, kargo, dan armada tetap menjadi prioritas utama sebelum kapal diizinkan berlayar kembali.

Pertamina optimis operasional pengiriman energi domestik akan segera normal setelah situasi keamanan di Teluk Arab membaik.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah melakukan upaya diplomatik intensif untuk mengupayakan nasib kedua kapal tanker tersebut.

Pelaksana Tugas Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menambahkan bahwa PIS terus memonitor perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz.

📰 Update Terbaru