⌂ Beranda News Aplikasi Antizuck Diklaim Deteksi Kacamata Pintar Penyebab Kasus GIIAS

Aplikasi Antizuck Diklaim Deteksi Kacamata Pintar Penyebab Kasus GIIAS

Aplikasi Antizuck Diklaim Deteksi Kacamata Pintar Penyebab Kasus GIIAS
Ilustrasi: Aplikasi Antizuck Diklaim Deteksi Kacamata Pintar Penyebab Kasus GIIAS
A A Ukuran Teks16px

Media sosial tengah diramaikan oleh kasus kreator yang diduga merekam usher di GIIAS menggunakan kacamata pintar tanpa izin.

Desain kacamata pintar yang menyerupai kacamata biasa membuatnya sulit dikenali, namun kini hadir sebuah aplikasi yang diklaim dapat mendeteksinya.

>>> Kerim Alajbegovic Bangga Gabung Juventus, Sebut Klub Terbesar Italia

Aplikasi Antizuck Smart Glasses Scanner

Aplikasi bernama Antizuck Smart Glasses Scanner ini tersedia untuk pengguna iPhone dan dapat dibeli di App Store seharga Rp 49.000.

Meskipun baru dirilis sekitar dua minggu lalu, aplikasi ini telah meroket popularitasnya dan menduduki peringkat tiga aplikasi berbayar teratas di App Store Amerika Serikat.

Antizuck bekerja dengan memantau sinyal Bluetooth yang mungkin dipancarkan oleh kacamata pintar.

Aplikasi ini menampilkan sinyal di dekat pengguna sebagai titik-titik kecil yang memberikan perkiraan jarak dan tingkat kepercayaan.

Perangkat yang didukung termasuk Meta Glasses, Meta Ray-Ban, Snap Spectacles, Amazon Echo Frames, dan kacamata pintar RayNeo.

>>> Vietnam Harus Matikan Thom Haye untuk Kalahkan Indonesia di Piala AFF

Namun, akurasi deteksi mungkin bervariasi karena kacamata pintar tidak selalu memancarkan sinyal Bluetooth secara terus-menerus.

Aplikasi ini dilengkapi fitur peringatan lokal yang aktif bahkan saat aplikasi ditutup, riwayat deteksi, dan opsi membisukan notifikasi.

Widget Antizuck juga dapat ditampilkan di layar utama atau layar kunci iPhone untuk memantau status deteksi dengan cepat.

Pengembang Antizuck mengklaim semua data deteksi disimpan secara lokal di perangkat pengguna tanpa dikirim ke server eksternal.

Pengguna tidak perlu membuat akun untuk menggunakan aplikasi ini, yang juga menjanjikan pengalaman bebas iklan dan pelacakan.

>>> Kim Sang-sik Akui Skuad Timnas Indonesia Berbeda Saat Dipantau di GBK

Pengembang menegaskan aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan sinyal di sekitar tanpa mengidentifikasi individu atau mengonfirmasi aktivitas perekaman.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM