⌂ Beranda News Kota Romawi Bizantium yang Terawat Ditemukan di Gurun Pasir Mesir

Kota Romawi Bizantium yang Terawat Ditemukan di Gurun Pasir Mesir

Kota Romawi Bizantium yang Terawat Ditemukan di Gurun Pasir Mesir
Ilustrasi: Kota Romawi Bizantium yang Terawat Ditemukan di Gurun Pasir Mesir
A A Ukuran Teks16px

Sebuah kota pemukiman era Romawi Bizantium yang masih terawat ditemukan di padang gurun Mesir, tepatnya di Oasis Dakhla.

Temuan ini merupakan salah satu dari dua penemuan arkeologi besar yang baru saja diumumkan oleh pemerintah Mesir.

>>> Piala AFF 2026: Indonesia Tersingkir di Fase Grup

Pemerintah Mesir berharap penemuan ini dapat membantu mendongkrak sektor pariwisata, yang merupakan sumber mata uang asing utama bagi negara tersebut.

Kementerian Pariwisata dan Purbakala menyatakan bahwa penemuan kota ini memberikan gambaran detail mengenai kehidupan sehari-hari, tata kota, dan aktivitas ekonomi di Oasis Dakhla pada abad keempat, saat wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kekaisaran Bizantium.

Kawasan yang berhasil digali meliputi jalan-jalan utama yang dilengkapi alun-alun terbuka dan ruang publik.

Di bagian utama pemukiman, berdiri sebuah gereja basilika dari pertengahan abad keempat yang menghadap jalan utama, serta sisa dua menara pengawas yang dulunya berfungsi melindungi daerah pinggiran.

Selain itu, ditemukan pula bangunan berbenteng kokoh dengan dinding pertahanan tebal dan banyak rumah yang memiliki ruang tamu serta atap melengkung.

Salah satu rumah yang ditemukan diidentifikasi sebagai rumah Tisous, yang diyakini pernah berfungsi sebagai gereja rumah sebelum pembangunan basilika kota.

Temuan arkeologis juga mencakup oven roti, dapur, dan penggiling batu yang diduga digunakan untuk memproduksi makanan.

Koin perunggu dengan ukiran potret kaisar-kaisar Bizantium, prasasti Latin, dan simbol-simbol Kristen juga ditemukan, bersama dengan koin emas dari masa pemerintahan Kaisar Romawi Constantius II.

>>> Chicharito Bela Cristiano Ronaldo: Dia Tidak Arogan!

Tim arkeolog juga menemukan sekitar 200 pecahan tembikar yang dikenal sebagai ostraka. Pecahan ini berisi inskripsi yang merinci transaksi komersial, surat-menyurat, dan berbagai aspek kehidupan sehari-hari lainnya.

Temuan Terpisah di Marina el-Alamein

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM