⌂ Beranda News Lupakan Mars, Venus Berpotensi Jadi Tujuan Alternatif Lewat Habitat Terapung
News

Lupakan Mars, Venus Berpotensi Jadi Tujuan Alternatif Lewat Habitat Terapung

Lupakan Mars, Venus Berpotensi Jadi Tujuan Alternatif Lewat Habitat Terapung
Lupakan Mars, Venus Berpotensi Jadi Tujuan Alternatif Lewat Habitat Terapung
A A Ukuran Teks16px

Mars selama ini selalu menjadi kandidat utama destinasi eksplorasi manusia setelah Bulan.

Namun, terdapat gagasan menarik yang menawarkan planet Venus sebagai pilihan alternatif.

>>> Target Juara Piala AFF 2026, Kim Sang-sik Siapkan Tarian Khusus

Permukaan Venus memang memiliki suhu sekitar 465 derajat Celsius dengan tekanan atmosfer yang sangat tinggi.

Kend demikian, wilayah atmosfer pada ketinggian 50-60 kilometer justru memiliki kondisi yang jauh lebih bersahabat.

Dr Alfredo Carpineti menilai eksplorasi manusia ke planet tersebut layak untuk dipertimbangkan secara matang.

Pada ketinggian tersebut, suhu dan tekanan atmosfer Venus berada pada kisaran yang mirip dengan Bumi.

Atmosfer yang didominasi karbon dioksida juga dapat memberikan perlindungan dari paparan radiasi.

Manusia secara teoritis dapat membangun habitat terapung di atmosfer alih-alih mendarat di permukaan.

Gas di dalam habitat yang lebih ringan dari atmosfer planet tersebut dapat memberikan daya apung.

Keunggulan Jarak dan Tantangan Lingkungan Venus

Jarak Venus dari Bumi juga menjadi salah satu faktor yang membuat planet ini sangat menarik.

>>> Trio Penyerang Chelsea Tampil Menjanjikan Usai Taklukkan Fulham di Liga Inggris

Pada konfigurasi terdekat, Venus berada sekitar 38 juta kilometer dari Bumi.

Jarak tersebut lebih dekat dibandingkan Mars yang berada sekitar 56 juta kilometer pada konfigurasi terdekat.

Jendela peluncuran menuju Venus muncul setiap kira-kira 19 bulan.

Wahana robotik seperti Venera 1 dan Venus Express telah membuktikan perjalanan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Meskipun demikian, habitat terapung harus mampu menghadapi angin sangat kencang dan awan asam sulfat.

Kecepatan angin pada ketinggian tersebut dapat mencapai sekitar 210-370 kilometer per jam.

Material habitat tentu harus mampu bertahan dalam lingkungan kimia yang sangat ekstrem.

Hingga saat ini, belum ada konsensus ilmiah yang menyatakan Venus lebih layak daripada Mars.

>>> Strategi Global Telkom Bangun 14 Jalur Kabel Laut dari Asia hingga Amerika

Gagasan ini dipandang sebagai alternatif yang layak dipelajari melalui konsep habitat terapung di atmosfer.

📰 Update Terbaru