Instagram mengambil langkah tegas untuk mengatasi maraknya akun influencer buatan AI yang semakin sulit dibedakan dengan kreator manusia asli.
Platform di bawah naungan Meta itu memperkenalkan label baru bernama AI generated profile.
>>> Review JBL Quantum 250: Headset Gaming Murah dengan Bass Nendang
Perubahan ini dilakukan untuk menggantikan label AI creator yang sudah ada sebelumnya.
Kebijakan tersebut bertujuan agar pengguna lain bisa langsung mengetahui profil yang karakternya dibuat menggunakan kecerdasan buatan.
Pihak Instagram mendengarkan masukan komunitas yang merasa tidak nyaman menemukan profil menyerupai manusia tetapi ternyata merupakan rekayasa AI.
Kreator yang mengabaikan penggunaan label tepat pada profil buatan AI akan menghadapi hukuman berupa pengurangan jangkauan.
Konten dari akun pelanggar tidak akan direkomendasikan kepada nonfollower melalui fitur Reels dan Explore.
>>> Presiden FIFA Ucapkan Terima Kasih Usai Lionel Messi Pensiun
Pemilik akun tetap memiliki kesempatan untuk mengajukan banding jika merasa tidak sengaja mendapatkan sanksi tersebut.
Sementara itu, kreator yang jujur menggunakan label baru tidak akan menerima hukuman hanya karena memakai karakter AI sebagai subjek profil.
Aturan label ini tidak berlaku untuk setiap penggunaan teknologi AI pada konten secara umum.
Pengguna yang memakai AI sebatas untuk mengedit foto, menyempurnakan caption, atau membuat grafik tidak diwajibkan memakai label khusus.
Perkembangan model kecerdasan buatan yang semakin canggih membuat kemunculan influencer palsu kian marak di berbagai media sosial.
>>> Mo Salah Cetak Gol untuk Trabzonspor, Andre Onana Kebobolan Dua Gol dan Timnya Kalah
Fenomena ini memicu kekhawatiran luas terkait potensi penyebaran misinformasi di tengah masyarakat.