Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, berhasil meraih posisi runner-up di Indonesia Open 2026 pada Minggu (7/6/2026).
Ini menjadi final pertama mereka di level BWF World Tour Super 1000.
>>> KITB Gandeng KKP untuk Tata Pesisir dan Ruang Laut di Batang
Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan program pembinaan atlet muda oleh PBSI bersama BNI.
Di babak final, Raymond dan Joaquin menghadapi pasangan Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, yang merupakan unggulan ketujuh.
Pertandingan tersebut merupakan pertemuan ketiga bagi kedua pasangan. Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan kekuatan berimbang dengan masing-masing mengemas satu kemenangan.
Apresiasi Sponsor
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
"Keberhasilan Raymond dan Joaquin menembus final perdana mereka di level Super 1000 merupakan pencapaian yang membanggakan. Ini menunjukkan regenerasi atlet Indonesia terus berjalan," ujar Okki.
>>> Pemerintah Bangun 93 Gedung Permanen Sekolah Rakyat
Pencapaian di Istora Senayan ini melampaui ekspektasi. Sepanjang turnamen, mereka berhasil menyingkirkan beberapa pasangan unggulan dunia.
Sebelum final, Raymond dan Joaquin juga sempat bertemu Goh dan Nur pada Indonesia Masters 2026 pada Januari lalu.
Okki menambahkan bahwa pengalaman bertanding di level tertinggi akan menjadi modal penting untuk masa depan.
"Menembus final turnamen Super 1000 di usia muda merupakan pencapaian positif. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga untuk meraih prestasi lebih tinggi," tegasnya.
>>> BTN Perkuat Manajemen Risiko dan Transformasi Bisnis untuk Tekan Rasio NPL
BNI berkomitmen melanjutkan kolaborasi jangka panjang dengan PBSI dalam pengembangan atlet. Kerja sama ini diharapkan memperkuat daya saing bulu tangkis Indonesia di dunia.