⌂ Beranda News Rumor Lokasi Makan Malam Jensen Dongkrak Saham di Korea Selatan

Rumor Lokasi Makan Malam Jensen Dongkrak Saham di Korea Selatan

Rumor Lokasi Makan Malam Jensen Dongkrak Saham di Korea Selatan
Ilustrasi Jensen Huang dan grafik saham Korea Selatan
A A Ukuran Teks16px

Spekulasi mengenai lokasi makan malam CEO Nvidia, Jensen Huang, berhasil mendongkrak harga saham sejumlah perusahaan di Korea Selatan menjelang kunjungannya pada awal Juni 2026.

Fenomena yang dijuluki sebagai "Jensen Huang Effect" ini memicu reaksi pasar setelah media lokal melaporkan potensi pertemuan Huang dengan pimpinan konglomerasi Korsel di sebuah restoran samgyeopsal di Seongsu, Seoul.

>>> Gangguan Produksi Resin Arab Saudi Ancam Pasokan Elektronik Global

Akibat rumor tersebut, saham perusahaan pengolahan daging babi Sunjin naik sekitar 4,75 persen.

Sementara saham perusahaan peternakan Woorison F&G melonjak sekitar 6,61 persen karena ekspektasi meningkatnya perhatian media terhadap kuliner lokal.

Saham Teknologi Ikut Terdampak

Tidak hanya komoditas pangan, saham perusahaan teknologi seperti LG Electronics, Naver, dan Doosan Robotics juga ikut menguat.

Huang dikabarkan akan bertemu dengan Ketua LG Group Koo Kwang-mo, Ketua SK Group Chey Tae-won, dan pendiri Naver Lee Hae-jin.

Antusiasme investor bahkan memicu peluncuran situs Jensen Huang KR Tracker yang melacak jadwal perjalanan serta agenda pertemuan Huang.

>>> Pembeli Mobil Listrik Bekas Wajib Periksa Kondisi Baterai

Situs tersebut langsung dikunjungi puluhan ribu orang dalam beberapa hari.

Sebelumnya, pengaruh serupa terlihat saat Huang menghadiri Computex 2026 di Taiwan.

Ia menyebut Marvell Technology sebagai calon perusahaan bernilai 1 triliun dolar AS, yang kemudian membuat saham perusahaan tersebut melonjak 33 persen dalam sehari.

Lonjakan harga saham yang didorong oleh sentimen ini langsung mendapat perhatian dari para analis pasar modal. Mereka menilai situasi ini dapat meningkatkan volatilitas.

Peneliti Kiwoom Securities, Han Ji-young, menilai situasi ini membuat pasar menjadi lebih rentan ketika investor mengabaikan data fundamental.

>>> BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M 7,7 di Filipina

"Jensen Huang Effect" ini pun memicu perdebatan di forum investasi global mengenai ketergantungan pasar saham yang dinilai terlalu tinggi pada figur tertentu di tengah tren kecerdasan buatan yang sedang berlangsung.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru