⌂ Beranda News NASA Gandeng Prada Rancang Pakaian Dalam Astronaut untuk Misi Artemis IV

NASA Gandeng Prada Rancang Pakaian Dalam Astronaut untuk Misi Artemis IV

NASA Gandeng Prada Rancang Pakaian Dalam Astronaut untuk Misi Artemis IV
Ilustrasi pakaian dalam astronaut LCVG hasil kolaborasi NASA, Axiom Space, dan Prada untuk misi Artemis IV
A A Ukuran Teks16px

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, bersiap mengirimkan kembali astronaut ke Bulan melalui misi Artemis IV yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2028.

Para awak dalam perjalanan bersejarah tersebut bakal mengenakan pakaian khusus hasil sentuhan merek fesyen mewah, Prada.

>>> Mentan Amran Cecar Pengusaha Sawit soal Penurunan Harga TBS

Busana antariksa ini lahir dari kerja sama antara perusahaan kedirgantaraan Axiom Space dengan rumah mode Prada.

Kolaborasi Axiom Space dan Prada

Kemitraan strategis ini sebelumnya telah memperkenalkan pakaian luar bernama Axiom Extravehicular Mobility Unit (AxEMU) pada 2024.

Kini, kedua pihak memamerkan komponen pakaian dalam bernama Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG).

Pakaian inovatif ini berfungsi menjaga suhu tubuh para astronaut tetap sejuk serta nyaman di balik baju pelindung AxEMU.

"Setiap menit yang dihabiskan para astronaut di luar kendaraan mereka, LCVG akan bekerja untuk menjaga keselamatan mereka," kata Russell Ralston, Senior Vice President of Spacecraft Development Axiom Space.

"Sistem ini mengatur lingkungan termal mereka, mendukung pernapasan mereka, dan melakukan semuanya saat mereka memacu tubuh mereka hingga batas maksimal.

Kolaborasi kami dengan Prada telah membawa kemampuan tersebut ke tingkat yang tidak mungkin kami capai sendiri," sambungnya.

>>> Jorge Martin Minta Maaf Akibat Picu Tabrakan Beruntun MotoGP Hungaria

Secara teknis, LCVG mengusung desain menyerupai long john yang diintegrasikan dengan jaringan pipa elastis untuk mengalirkan air bersuhu dingin ke seluruh badan.

Mekanisme tersebut bertugas menyerap sekaligus menyalurkan hawa panas tubuh ke sistem penyokong utama sebelum akhirnya dilepas ke luar angkasa.

Aspek pembeda dari peranti pendingin generasi terdahulu terletak pada penyematan sistem cadangan.

Fitur krusial ini akan langsung mengambil alih fungsi proteksi apabila sistem utama mengalami kendala atau kegagalan operasi.

Fungsi lain dari LCVG adalah sebagai sarana ventilasi melalui instalasi selang terpisah yang menyuplai oksigen segar menuju helm guna menyingkirkan karbon dioksida hasil respirasi.

Gas buang tersebut selanjutnya diarahkan ke sistem filter untuk menjalani proses sirkulasi ulang.

Proyek ini menambah panjang daftar keterlibatan NASA dalam mengombinasikan teknologi antariksa bersama desain high-fashion.

>>> Menteri Agus Andrianto Tak Tahu Arah Kasus KPK yang Tanya Silmy Karim

Sebelumnya, NASA pernah mendanai purwarupa baju BioSuit karya Profesor Dave Newman dari Massachusetts Institute of Technology yang dikembangkan bersama arsitek terkemuka Guillermo Trotti.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru