⌂ Beranda News Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark untuk Komputer AI di Computex 2026

Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark untuk Komputer AI di Computex 2026

Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark untuk Komputer AI di Computex 2026
Superchip Nvidia RTX Spark untuk komputer AI
A A Ukuran Teks16px

Nvidia memperkenalkan superchip RTX Spark dalam ajang Computex 2026 di Taiwan. Chip ini dirancang untuk memperkuat ekosistem komputer berbasis kecerdasan buatan secara lokal tanpa bergantung pada layanan cloud.

Superchip ini merupakan hasil kolaborasi Nvidia dan MediaTek. Komponen tersebut didesain khusus agar mampu menjalankan perangkat AI atau AI agent secara natif di komputer pengguna.

>>> Apple Lipat Gandakan Produksi MacBook Neo Seharga Rp 9,7 Jutaan Akibat Lonjakan Permintaan

Langkah Nvidia langsung memicu respons dari pesaing industri komputasi. Produsen laptop besar, termasuk Microsoft melalui lini Surface Laptop Ultra, telah mengadopsi chip ini.

Purwarupa Surface Laptop Ultra telah diuji oleh media Tom's Guide.

Jurnalis Jason England menilai performa laptop bertenaga RTX Spark ini menjadi ancaman bagi dominasi MacBook Pro milik Apple.

Menurut England, laptop tersebut mampu menyunting video dua kali lebih cepat.

Ia juga memuji efisiensi daya luar biasa dari komponen baru ini yang tetap menjadi mesin gaming kelas atas.

CEO Nvidia, Jensen Huang, menyebut peluncuran ini sebagai penemuan kembali komputer. Ia membandingkannya dengan transformasi ponsel menjadi smartphone.

Huang menjelaskan bahwa desain bodi jajaran laptop baru ini sengaja dibuat familier bagi konsumen. Hal itu disampaikannya dalam acara GTC Taipei 2026.

Konten kreator Mustafa dari akun @mustafabercerita mengaku antusias dengan perkembangan ini. Ia mengatakan komputer RTX Spark nantinya bisa menjadi AI agent sekaligus komputer produktivitas dan gaming berkualitas.

Mustafa menambahkan bahwa selama ini konsumen hanya memiliki dua jenis komputer, yaitu untuk produktivitas dan gaming. Kini hadir kategori ketiga yang menggabungkan keduanya.

Analis Kevin Hein dari Tirias Research memprediksi RTX Spark menciptakan kategori baru di antara workstation dan server AI.

>>> Thailand Tekuk Malaysia 3-2 di Piala AFF U-19 2026, Lolos ke Semifinal

Menurutnya, chip ini tidak membuat PC tradisional menjadi usang.

Perangkat berbasis RTX Spark menawarkan memori terpadu hingga 128 gigabyte. Namun, harga tinggi diperkirakan menjadi kendala di tengah keterbatasan pasokan memori global.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru