Sebuah perusahaan susu meluncurkan produk baru dengan menggandeng figur pria sebagai duta merek untuk mengikis stigma gender dalam pengasuhan anak.
Acara peluncuran berlangsung di Jakarta Pusat pada Minggu (7/6/2026).
>>> IHSG Melonjak 4,82 Persen pada Penutupan Sesi Pertama
Peran Ayah di Era Modern
General Manager AceKid Indonesia, Lee Meng Thoong, menegaskan bahwa pengasuhan anak bukan lagi tanggung jawab sepihak ibu. "Dalam peran modern, pengasuhan bukan hanya dilakukan sendiri oleh ibu," ujarnya.
Thoong menambahkan bahwa banyak suami kini aktif dalam pekerjaan rumah tangga. "Bahkan untuk seorang suami, saya sebagai ayah, saya banyak melakukan pekerjaan rumah tangga," paparnya.
Manajemen perusahaan menekankan bahwa membesarkan balita adalah kerja tim. "Perjalanan ini bukan lagi perjalanan yang terisolasi.
Ayah tidak lagi hanya mencari nafkah," tegas Thoong.
>>> DPR dan Pemerintah Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Volatilitas Pasar
Duta merek Arnold Poernomo menyebut pandemi Covid-19 meningkatkan kesadaran ayah terhadap kesehatan keluarga. "Kemarin waktu pandemi, kita jadi lebih aware ke kesehatan, komposisi, apa yang kita makan," ujarnya.
Pakar tumbuh kembang anak, Prof. dr. Rini Sekartini Sp. A (K), menjelaskan bahwa ikatan emosional ayah-anak menumbuhkan rasa aman pada balita.
"Walaupun para ayahnya keterbatasan waktu, tapi tetap ada bonding dengan bayinya," jelasnya.
Ia menilai kerja sama domestik sejak bayi dapat menghilangkan stigma gender.
>>> Telkom Rombak Dewan Komisaris untuk Perkuat Transformasi Digital
"Jadi, itu sangat bagus saat ini bahwa bukan gender, enggak mementingkan gender, tapi keluarga itu dibina atau dibesarkan bersama-sama," tutup dr. Rini.