⌂ Beranda News Pemilik Motor Listrik Gencar Upgrade Baterai untuk Perluas Jarak Tempuh

Pemilik Motor Listrik Gencar Upgrade Baterai untuk Perluas Jarak Tempuh

Pemilik Motor Listrik Gencar Upgrade Baterai untuk Perluas Jarak Tempuh
Pemilik motor listrik sedang melakukan upgrade baterai untuk menambah jarak tempuh
A A Ukuran Teks16px

Tren modifikasi kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang, tidak hanya untuk perbaikan, tetapi juga untuk peningkatan performa dan jarak tempuh.

Pemilik motor listrik kini banyak memilih opsi peningkatan kapasitas baterai dan penggantian komponen penggerak. Tujuannya adalah agar motor listrik memiliki tenaga lebih besar dari spesifikasi bawaan pabrik.

>>> PT Dirgantara Indonesia Cari Pemilik Dua Pesawat Misterius Terbengkalai

Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Tangerang Selatan, menyatakan bahwa permintaan paket peningkatan performa motor listrik terus berdatangan.

"Kendaraan standar pabrikan itu kan biasanya kurang kencang dan kurang bertenaga. Jadi kami siapkan paket upgrade controller, upgrade baterai, atau sekalian upgrade BLDC (Brushless DC Motor)," ujar Muhlasin.

Mayoritas konsumen lebih memilih mengganti controller dan baterai untuk mendongkrak performa. Pilihan ini dinilai efektif menambah daya jelajah sekaligus meningkatkan respons akselerasi.

"Banyak yang upgrade controller dan menaikkan kapasitas baterai biar jarak tempuhnya jauh. Terus BLDC-nya diganti ke watt yang lebih besar supaya lebih kencang," ucap Muhlasin.

Beberapa motor listrik yang beredar saat ini dinilai memiliki performa terbatas, baik dari segi tenaga maupun daya jelajah harian.

Kondisi ini mendorong pemilik untuk meningkatkan spesifikasi agar kendaraan lebih nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

>>> Krisis Memori Picu Kenaikan Harga Kartu Grafis Kelas Menengah

Muhlasin mencontohkan motor listrik seperti Uwinfly yang standarnya dirasa kurang, atau Yadea E8S Pro yang jarak tempuhnya standar hanya sekitar 50 km.

Peningkatan performa yang signifikan pada beberapa model sepeda motor listrik diperoleh melalui penggantian jenis baterai. Pemilik mengubah baterai timbal atau SLA menjadi baterai litium dengan kapasitas lebih besar.

Muhlasin memberikan contoh pada Yadea E8S yang dibekali baterai SLA standar. Kemampuan jelajah kendaraan dapat meningkat drastis setelah diganti ke baterai litium berkapasitas besar.

"E8S Pro itu bawaannya SLA. Kalau di-upgrade ke litium, tempatnya muat besar sampai 50 Ah.

Jarak tempuhnya nanti bisa mencapai 130 sampai 138 kilometer, hampir dua kali lipat dari standarnya," ujar Muhlasin.

Proses modifikasi ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, berkisar Rp 9 jutaan hingga Rp 10 jutaan.

>>> Kemensos Buka 3.053 Formasi Guru Sekolah Rakyat 2026 untuk PPPK

Namun, minat konsumen tetap tinggi karena motor menjadi lebih fungsional untuk perjalanan jauh.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru