⌂ Beranda News SpaceX Siap IPO Pekan Ini di Nasdaq, Targetkan Dana Rp 1,3 Kuadriliun

SpaceX Siap IPO Pekan Ini di Nasdaq, Targetkan Dana Rp 1,3 Kuadriliun

SpaceX Siap IPO Pekan Ini di Nasdaq, Targetkan Dana Rp 1,3 Kuadriliun
Ilustrasi peluncuran roket SpaceX dengan latar belakang bursa saham Nasdaq
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan teknologi antariksa SpaceX bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan kode emiten SPCX di bursa Nasdaq pada pekan ini.

Langkah korporasi ini diperkirakan bakal mengguncang pasar modal Amerika Serikat (AS).

>>> Bursa Saham Asia Menguat Didorong Pemulihan Sektor Teknologi

Pemilik SpaceX, Elon Musk, melepas 555 juta lembar saham dengan harga penawaran sebesar 135 dollar AS atau sekitar Rp 2,4 juta per lembar.

Melalui aksi korporasi ini, perusahaan menargetkan pengumpulan dana awal sebesar 75 miliar dollar AS (Rp 1,35 kuadriliun) yang berpotensi meningkat hingga 85,7 miliar dollar AS (Rp 1,6 kuadriliun).

Valuasi kapitalisasi pasar SpaceX yang menyentuh angka 1,75 triliun dollar AS (Rp 31,6 kuadriliun) memicu sentimen positif di kalangan pemodal.

Tingginya nilai kapitalisasi tersebut diproyeksikan akan membawa dinamika tersendiri bagi pergerakan saham di bursa saham AS.

"Yang berbeda kali ini adalah volatilitas terkait SpaceX akan disertai dengan kapitalisasi pasar terbesar yang pernah terlihat dalam IPO Amerika Serikat (AS)," jelas kepala strategi derivatif ekuitas AS BNP Paribas, Greg Boutle.

Aktivitas penghimpunan dana ini dinilai membutuhkan strategi matang agar target penawaran awal dapat terserap sepenuhnya oleh pasar.

Menurut estimasi, SpaceX dapat mengumpulkan dana sebesar 30 miliar dollar AS atau setara Rp 542 triliun dengan mudah, tetapi angka 75 miliar dollar AS memerlukan upaya yang jauh lebih besar.

"Kami pikir banyak aliran dana SpaceX yang berdiri sendiri mungkin masih bisa dicerna. Masalahnya adalah banyak dari aliran dana ini berpotensi searah dan bersifat aditif," katanya.

>>> Helikopter Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Pilot Selamat

Daya tarik IPO SpaceX juga diperkuat oleh keberhasilan operasional perusahaan yang telah meluncurkan roket pembawa 10.000 satelit Starlink ke orbit bumi.

Kondisi tersebut mendorong rencana indeks Dow Jones Indices untuk segera memasukkan kode saham SPCX ke dalam indeks prestisius S&P 500.

Para pemodal kini dilaporkan sedang menyusun ulang portofolio investasi mereka dengan menjual saham-saham yang ada demi mengamankan likuiditas untuk membeli saham SPCX.

Pergeseran aset ini diprediksi berdampak signifikan terhadap instrumen investasi lain di pasar.

"Arus penjualan saham-saham unggulan dan produk-produk dengan leverage tinggi dari investor ritel untuk berinvestasi di SpaceX bisa sangat besar," ungkap Greg.

Terkait pembagian porsi kepemilikan, Elon Musk menerapkan pembatasan ketat terhadap partisipasi pemodal individu dalam penawaran perdana ini.

Sebanyak 70 persen sisa alokasi saham akan dialokasikan khusus bagi kelompok investor ritel yang memiliki kapasitas modal besar.

>>> Honda Brio Terjun dari Flyover Gubeng Surabaya, Diduga Akibat Pengemudi Mabuk

"Investor ritel kecil-kecilan tanpa jutaan dolar untuk diinvestasikan biasanya tidak memiliki banyak kesempatan untuk membeli saham dalam IPO, tetapi SpaceX sedang mempertimbangkan untuk mengalokasikan hingga 30 persen dari penawaran tersebut kepada investor individu," lapor Reuters pada Senin, 8 Juni 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru