⌂ Beranda News Andra Soni Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Air di Banten

Andra Soni Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Air di Banten

Andra Soni Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Air di Banten
Andra Soni saat pengukuhan Dewan SDA Banten
A A Ukuran Teks16px

Gubernur Banten Andra Soni resmi memimpin pengelolaan sumber daya air (SDA) di provinsi tersebut secara terintegrasi.

Ia dikukuhkan sebagai Ketua Dewan SDA Provinsi Banten periode 2026-2030 di Kota Serang pada Selasa (9/6/2026).

>>> Kedekatan Infantino dan Trump Jadi Sorotan Jelang Piala Dunia 2026

Dalam struktur baru, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan ditetapkan sebagai Ketua Harian Dewan SDA. Restrukturisasi ini bertujuan merespons tantangan krusial dalam tata kelola air di Banten.

Tantangan Demografi dan Alih Fungsi Sungai

Andra menyebut sejumlah persoalan mendasar menghambat manajemen air saat ini. Faktor demografi dan perubahan tata ruang wilayah sungai menjadi perhatian utama.

"Tantangan utama adalah perkembangan penduduk di Banten yang terus meningkat, kedua kebutuhan permukiman, dan kemudian peralihan fungsi sungai yang harus dikelola serta ditata ulang lagi," ujar Andra usai acara pengukuhan.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, koordinasi aktif dijalin dengan merangkul seluruh anggota Dewan SDA dari berbagai instansi. Langkah integrasi ini dinilai mendesak karena ego sektoral masih menghambat efektivitas kerja.

"Kita masih parsial, cara lama menggunakan sektoral. Contohnya kita ada dua Balai Wilayah Sungai, BBWS C3 dan lainnya.

Kemudian ada sungai di bawah kewenangan provinsi, nah ini yang harus diintegrasikan," jelas Andra.

>>> Shao Jiayi Waspadai Kecepatan Thailand Jelang Laga Uji Coba di Jinhua

Pemenuhan hak atas air ditegaskan sebagai kebutuhan mendasar yang tidak boleh terganggu oleh kendala birokrasi.

Sinergi antarentitas pengelola menjadi kunci utama agar target pembenahan sarana prasarana air tercapai optimal.

"Ini masalah bersama, maka penanganannya harus bersama. Tidak boleh ego sektoral," tegasnya.

Sebagai langkah konkret, pengumpulan data lapangan akan segera dilakukan melalui peninjauan langsung ke area aliran sungai.

Pemetaan ini menjadi agenda awal kerja kepengurusan baru untuk menginventarisasi seluruh kendala secara riil.

>>> John Herdman Ubah Formasi Timnas Indonesia Kontra Mozambik

"Langsung kerja dan integrasikan data di OPD Provinsi Banten, harus ada aksi nyata. Misalnya lewat susur sungai untuk belanja masalah," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru