⌂ Beranda News NASA Tunjuk Astronaut Italia Luca Parmitano sebagai Pilot Misi Artemis III

NASA Tunjuk Astronaut Italia Luca Parmitano sebagai Pilot Misi Artemis III

NASA Tunjuk Astronaut Italia Luca Parmitano sebagai Pilot Misi Artemis III
Astronaut Italia Luca Parmitano sebagai pilot misi Artemis III NASA
A A Ukuran Teks16px

Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) resmi menunjuk Luca Parmitano, astronaut asal Italia, sebagai pilot utama misi Artemis III pada Selasa (9/6).

Penunjukan ini menjadikan Parmitano sebagai orang Eropa pertama yang terlibat langsung dalam program utama penerbangan antariksa berawak AS.

>>> Cara Mudah Mengecek Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Melalui Empat Saluran

Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan kru Artemis III yang beranggotakan empat orang beserta satu anggota cadangan untuk jadwal penerbangan tahun 2027.

Misi ini dirancang untuk menguji wahana pendarat bulan generasi baru di orbit Bumi. Tujuannya melatih manuver penyambungan kapsul Orion dengan dua wahana pendarat.

Pengujian ini menjadi tahapan krusial sebelum peluncuran Artemis IV menuju kutub selatan Bulan pada 2028.

Susunan kru misi dipimpin oleh astronaut NASA Randy Bresnik sebagai komandan. Andre Douglas dan Frank Rubio bertugas sebagai spesialis misi.

Sementara itu, astronaut NASA Bob Hines ditunjuk sebagai kru cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Peluncuran Artemis III ditargetkan melampaui capaian rekor jarak Artemis II dan misi Apollo 13 pada 1970.

"Hari ini kita mengambil langkah berani berikutnya dalam upaya umat manusia kembali ke Bulan," kata Administrator NASA Jared Isaacman.

>>> Serangan AS Hancurkan Waduk di Iran, 20.000 Warga Kehilangan Akses Air

Isaacman menambahkan bahwa kolaborasi internasional ini membawa pengaruh besar bagi industri antariksa global.

"Para astronaut Artemis III, bersama ESA dan mitra internasional, sedang membuka era keemasan baru eksplorasi ruang angkasa," ujarnya.

Parmitano merupakan anggota non-Amerika kedua dalam program Artemis setelah Jeremy Hansen dari Kanada pada misi sebelumnya.

Pria berusia 49 tahun ini adalah mantan pilot uji Angkatan Udara Italia. Ia memiliki pengalaman dua misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan aktivitas luar wahana (spacewalk).

Ia juga pernah mengalami insiden berbahaya pada 2013 ketika helmnya terisi air akibat kerusakan pakaian antariksa. Parmitano dikenal sebagai orang pertama yang menjadi DJ dari luar angkasa.

"Saya merasa terhormat menjadi bagian dari kru ini, sekaligus rendah hati," kata Parmitano. "Saya menantikan kesempatan bekerja bersama mereka, belajar, dan memberikan kontribusi terbaik."

>>> WIKA Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Kabupaten Jawa Tengah

Presiden Badan Antariksa Italia Teodoro Valente mengatakan terpilihnya Parmitano menegaskan peran sistem antariksa Eropa dan Italia dalam eksplorasi manusia terhadap alam semesta.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru