Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menggunakan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas kepresidenan. Keputusan ini diambil demi mendukung nasionalisme dan produk dalam negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Kamis (11/6). Meski mengalami beberapa kekurangan teknis, Prabowo tetap bertahan dengan mobil buatan PT Pindad itu.
>>> Penjualan Sepeda Motor Nasional Turun 7,9 Persen pada Mei 2026
Kebocoran dan Masalah Teknis Lain
Prabowo mengaku mobilnya sempat bocor saat hujan deras.
"Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu (ada bunyi) 'tek tek tek', saya bangun, rupanya bocor," ujarnya.
Ia kemudian mengirim mobil tersebut kembali ke Pindad untuk diperbaiki. "Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi," tambahnya.
Selain kebocoran, kendaraan ini juga mengeluarkan suara kendala teknis saat melewati jalur pegunungan. Namun, faktor tersebut tidak menyurutkan niat Prabowo untuk terus menggunakannya.
"Tapi nggak apa-apa. Demi nasionalisme, saya tetap akan pakai mobil ini," tegas Prabowo.
Dorongan Penggunaan Produk Lokal
Prabowo menekankan pentingnya kepemimpinan yang memberi contoh dalam pemakaian produk lokal. Menurutnya, industri otomotif dalam negeri sudah waktunya menjadi tuan rumah di negara sendiri.
>>> Militer Iran Ancam Balas Serangan Udara AS dengan Tindakan Tegas
"Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah merintis, TNI pakai Jeep buatan putra-putri Indonesia.
Presidenmu sekarang pakai mobil buatan rakyat sendiri," tuturnya.
Ia juga mengaku mendengar anak buahnya membanding-bandingkan harga mobil asing. "Saya pikir, saya nggak bisa nanya begitu lagi.
Suka nggak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak Indonesia," tambah Prabowo.
Prabowo menyadari kualitas Pindad Maung belum setara dengan merek global seperti BMW atau Mercedes. Namun, ia memaklumi karena mobil ini baru dikembangkan satu hingga dua tahun.
"Jadi saya ngerti, ini kan mobil baru 1-2 tahun dibangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan?
>>> Fenomena Home Bias dan Depresiasi Ekstrem Rupiah
Saya pakai Maung," pungkasnya.