Pelatih Timnas Uzbekistan Fabio Cannavaro angkat bicara terkait pemeriksaan keamanan ketat yang dialami skuadnya di New York. Prosedur itu sempat viral dan menuai spekulasi negatif.
Pemeriksaan dilakukan menjelang laga uji coba melawan Belanda di Icahn Stadium pada Selasa (9/6). Barang bawaan tim diperiksa menggunakan anjing pelacak.
>>> KPK Periksa Heri Black Terkait Dugaan Perintangan Kasus Bea Cukai
Cannavaro menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan sesuai koridor hukum. Timnya tidak merasa keberatan dengan prosedur tersebut.
"Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang menunjukkan pemeriksaan yang kami jalani.
Saya juga melihat judul berita yang menyesatkan, jadi saya ingin meluruskan fakta," tulis Cannavaro di media sosial.
Mantan kapten Timnas Italia itu menjelaskan perbedaan jalur fasilitas yang diterima tim nasional. Mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa.
"Tim nasional Piala Dunia langsung dibawa ke landasan pacu dengan bus yang disediakan untuk tim," paparnya.
>>> Pemkot Bandung Tunjuk Faunaland Kelola Bandung Zoo Selama 26 Tahun
Cannavaro membantah keras narasi yang menyebut timnya mendapat perlakuan diskriminatif. Ia memastikan tidak ada regulasi yang dilanggar petugas stadion.
"Jadi tidak ada skandal. Tidak ada perlakuan yang tidak bermartabat atau tidak hormat," tegasnya.
Menurut Cannavaro, sterilisasi tempat pertandingan merupakan hal lumrah yang sudah diantisipasi. Sistem pemeriksaan juga diterapkan secara adil kepada lawan.
"Sebelum pertandingan persahabatan melawan Belanda, kami diperiksa di stadion. Hal yang sama berlaku untuk pertandingan sebelumnya," katanya.
Ia menambahkan bahwa setiap tim menjalani pemeriksaan baik di hotel sebelum berangkat atau langsung di stadion. Belanda juga menjalani prosedur serupa.
>>> Polsek Cilandak Tangkap Dua Kuli Bangunan Pembobol Kafe di Lebak Bulus
Pertandingan uji coba ini merupakan bagian dari persiapan Uzbekistan menuju Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup K bersama Portugal, RD Kongo, dan Kolombia.