⌂ Beranda News Iran Luncurkan Serangan Militer ke Israel, Respons atas Serangan ke Hizbullah

Iran Luncurkan Serangan Militer ke Israel, Respons atas Serangan ke Hizbullah

Iran Luncurkan Serangan Militer ke Israel, Respons atas Serangan ke Hizbullah
Ilustrasi serangan militer Iran ke Israel
A A Ukuran Teks16px

Iran meluncurkan serangan militer langsung ke wilayah Israel pada Minggu malam hingga Senin (08/06).

Serangan ini merupakan reaksi atas hantaman terhadap bangunan sekutunya, Hizbullah, di Beirut Selatan sehari sebelumnya.

>>> Fabio Cannavaro Bantah Perlakuan Diskriminatif pada Timnas Uzbekistan di New York

Aksi tersebut terjadi di tengah pembaruan kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Eskalasi ini berpotensi mengancam negosiasi perdamaian yang sedang berjalan dengan AS.

Meski menghadapi tekanan militer, sanksi ekonomi, dan blokade angkatan laut dari AS, struktur pemerintahan dan aparat keamanan Republik Islam Iran dilaporkan tetap utuh.

Langkah militer terukur ini dinilai sebagai upaya pencegahan untuk menegaskan bahwa serangan terhadap anggota jaringan regional "Poros Perlawanan" akan direspons langsung oleh Tehran.

Tindakan ini juga bertujuan menjaga kredibilitas pengaruh Iran di mata sekutunya, seperti milisi Irak dan Hizbullah.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan bahwa sebuah kesepakatan diplomatik mungkin akan segera dicapai dan meminta Iran menghindari tindakan yang memicu ketegangan.

Namun, para pemimpin Iran meyakini bahwa unjuk kekuatan militer yang terbatas justru dapat memperkuat posisi tawar mereka di meja perundingan.

Reaksi masyarakat Iran terpantau beragam setelah serangan balasan tersebut diluncurkan ke wilayah Israel.

Reaksi Masyarakat Iran

Sebagian warga menilai tindakan militer tersebut merupakan bentuk solidaritas yang sah terhadap Lebanon akibat pelanggaran aturan gencatan senjata oleh pihak lawan.

"Iran bergabung dalam konflik untuk membela Lebanon adalah benar dan merupakan bentuk solidaritas.

>>> KPK Periksa Heri Black Terkait Dugaan Perintangan Kasus Bea Cukai

Sejak kesepakatan nuklir, Iran tidak melanggar hukum internasional, dan serangan ini sebagai tanggapan terhadap pihak lain yang melanggar aturan gencatan senjata," kata seorang pembaca BBC Persia.

Di sisi lain, beberapa warga mempertanyakan skala prioritas pertahanan pemerintah pusat.

Mereka membandingkan respons cepat terhadap konflik di Lebanon selatan dengan minimnya tanggapan atas rangkaian pertempuran pengeboman yang sempat melanda wilayah Iran Selatan selama hampir dua bulan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru