⌂ Beranda News Mati Listrik Pupuskan Impian Siswa SD Ikuti Olimpiade Sains Nasional

Mati Listrik Pupuskan Impian Siswa SD Ikuti Olimpiade Sains Nasional

Mati Listrik Pupuskan Impian Siswa SD Ikuti Olimpiade Sains Nasional
Siswa SD menangis karena mati listrik saat ujian OSN
A A Ukuran Teks16px

Impian besar Nadia Putri Muda Paramita untuk berprestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD yang digelar secara daring harus pupus seketika.

Hal ini terjadi setelah aliran listrik padam selama berjam-jam menjelang detik-detik akhir penutupan kompetisi tersebut.

>>> KAI Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Menuju Emisi Nol 2060

Siswi kelas 5 SDN Gandasoli, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini sempat terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, memicu simpati luas dari warganet.

Pengawas OSN SDN Gandasoli, Isop Sopiah, mengungkapkan bahwa ujian berjalan lancar hingga sesi terakhir yang dijadwalkan pukul 13.00-14.00 WIB.

Namun, kendala besar muncul ketika aliran listrik mendadak terputus tepat pukul 13.45 WIB.

"Mati lampu itu kejadiannya di menit-menit akhir sebetulnya, sekitar 15 atau 20 menit lagi ke sesi akhir selesai.

Awalnya ada murid yang billing nge-freeze, kemudian sempat logout sendiri. Setelah berhasil login kembali dan berjalan beberapa menit, tiba-tiba listrik padam total," ujar Isop.

Pihak sekolah sempat berupaya menahan siswa dengan harapan listrik segera kembali normal. Namun, setelah ditunggu hingga 3 jam, kondisi ruang kelas tetap gelap gulita.

"Memang kaget gitu ya, siswa nggak nyangka, terus bingung aja, bingung ini gimana.

>>> Deschamps Yakin Prancis Tak Akan Ulangi Sejarah Buruk Lawan Senegal

Kami menenangkan para siswa, 'Tunggu aja dulu barangkali nanti ada kebijakan lain atau misalnya nyala lagi lampunya.' Tapi ternyata ditunggu-tunggu sampai beberapa waktu tidak nyala lagi.

Ya sudah, kami suruh tutup aja laptopnya, pulang," keluh Isop.

Isop menyayangkan ketiadaan pemberitahuan resmi dari pihak PLN mengenai pemadaman tersebut, sehingga sekolah tidak sempat menyiapkan sumber daya cadangan.

Ia berharap peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius untuk masa depan.

Kegagalan akibat kendala teknis ini membawa kesedihan mendalam bagi Nadia yang telah belajar intensif selama enam bulan terakhir demi menghadapi OSN mata pelajaran IPS.

Nadia mengaku sempat didera kepanikan luar biasa ketika menyadari waktu pengerjaan ujian terus berjalan, sementara layar laptopnya mati total.

"Pas awal-awal mati itu masih biasa aja, saya kira awalnya kan bakal bentar tapi ternyata pas udah denger waktu yang tersisa untuk mengerjakan soal tinggal 15 menit lagi tuh saya agak gelisah gitu.

>>> Mendagri Tanggapi Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

Apalagi udah disiapin dari berbulan-bulan, jadi saya juga agak panik sebenernya tuh," ungkap Nadia dengan nada sedih.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru