⌂ Beranda News Produksi Mobil Penumpang India Salip Jerman, Jadi Terbesar Ketiga Dunia

Produksi Mobil Penumpang India Salip Jerman, Jadi Terbesar Ketiga Dunia

Produksi Mobil Penumpang India Salip Jerman, Jadi Terbesar Ketiga Dunia
Pabrik produksi mobil di India
A A Ukuran Teks16px

Peta industri otomotif global mengalami pergeseran signifikan setelah India berhasil menggeser posisi Jerman.

Negara ini kini menduduki peringkat ketiga sebagai produsen mobil penumpang terbesar di dunia pada tahun lalu.

>>> Iran Peringatkan Aliansi Israel-AS Pasca Serangan Beirut

Berdasarkan data Organisasi Internasional Produsen Kendaraan Bermotor (OICA), total volume pembuatan mobil penumpang di India mencapai 5,4 juta unit sepanjang 2025.

Angka ini menempatkan India di bawah China dan Jepang.

China masih memimpin dengan produksi 30,3 juta unit mobil penumpang, diikuti Jepang di posisi kedua dengan 7,2 juta unit.

Jerman kini berada di peringkat keempat dengan 4,1 juta unit, sementara Korea Selatan di posisi kelima dengan 3,8 juta unit.

Pertumbuhan Produksi India Lampaui Negara Lain

Pertumbuhan volume manufaktur India menjadi yang paling masif di antara lima kekuatan otomotif dunia.

Jika dibandingkan dengan data 2019, tingkat produksi kendaraan penumpang di India melesat hingga 48 persen.

Skala pertumbuhan ini melampaui China yang mencatatkan kenaikan 42 persen dalam periode yang sama. Korea Selatan hanya mengalami pertumbuhan tipis sebesar 6 persen dibandingkan situasi sebelum pandemi.

Sebaliknya, negara-negara basis otomotif tradisional justru mengalami penyusutan produksi. Jerman mencatat penurunan volume 11 persen, sedangkan Jepang berkurang 14 persen.

>>> Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jadi Pengendali Baru PT Satu Visi Putra Tbk

Amerika Serikat mengalami koreksi paling tajam dengan penurunan 49 persen, menyisakan output 1,3 juta unit.

Tren penurunan juga dialami Prancis dan Meksiko yang anjlok 36 persen, serta Spanyol yang melemah 20 persen.

Akselerasi industri manufaktur kendaraan di India didorong oleh kombinasi performa penjualan domestik yang masif, tingginya minat pasar terhadap segmen SUV, serta stimulus fiskal pemerintah melalui program Production Linked Incentive (PLI).

Lonjakan permintaan ekspor juga mendorong para agen pemegang merek untuk memperluas kapasitas pabrik lokal.

Investasi berkelanjutan di fasilitas perakitan terus digelontorkan oleh pabrikan besar seperti Maruti Suzuki, Hyundai, Tata Motors, Mahindra, Toyota, Kia, Honda, serta aliansi Renault-Nissan.

Langkah ini tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga memperkuat basis pengapalan unit serta komponen ke pasar internasional.

Fasilitas manufaktur Hyundai Motor India di Tamil Nadu tercatat telah mengapalkan lebih dari 3,9 juta unit kendaraan ke luar negeri.

Maruti Suzuki masih memegang peran sebagai salah satu pilar eksportir kendaraan roda empat terbesar di India.

>>> SMA Kemala Taruna Bhayangkara Raih Sertifikat Kurikulum Internasional IBDP

Penguatan posisi India di peta otomotif global diproyeksikan terus berlanjut seiring meningkatnya pendalaman struktur industri lokal, termasuk pada ekosistem powertrain, sistem elektronik, dan rantai pasok kendaraan listrik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru