Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendesak pemerintah daerah (pemda) di wilayah tersebut untuk segera menyerahkan data penerima hunian tetap (huntap).
Penegasan ini disampaikan untuk mengatasi kendala eksekusi pembangunan oleh pemerintah pusat yang selama ini terhambat akibat ketiadaan data yang tervalidasi secara rinci.
>>> Tujuh Pemain Persija Perkuat Timnas U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF
Tito menekankan pentingnya pendataan ini demi mencegah keterlambatan pada fase rehabilitasi permanen pascabencana.
Ia menjelaskan bahwa pemda seringkali hanya melaporkan jumlah warga yang kehilangan rumah tanpa merinci tingkat kerusakan atau preferensi lokasi hunian mereka.
"Rekan-rekan pemda semua mengatakan warganya segera diurus. Terutama soal huntap, tetapi tidak memberikan data.
Tidak didata mana yang rusak berat atau ringan, hanya yang hilang," ujar Tito.
Pemda diminta mendata warga yang memilih pembangunan hunian secara in-situ di tanah sendiri dengan bantuan Rp 60 juta dari BNPB, atau memilih hunian komunal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP).
>>> Polda Metro Jaya Periksa 6 Influencer Kasus Penipuan Umrah Hanania Group
Keberhasilan program huntap sangat bergantung pada sinergi antarlembaga, di mana pemda wajib menyiapkan lahan, sementara BNPB dan Kementerian PKP bertindak sebagai pelaksana konstruksi fisik.
Tito mengingatkan bahwa daerah yang lebih dulu menyelesaikan validasi penerima dan preferensi lokasi hunian akan diprioritaskan dalam pembangunan.
Sebaliknya, pemerintah pusat akan mengabaikan daerah yang tidak memenuhi persyaratan administratif tersebut.
"Seandainya kepala daerahnya tidak menyerahkan data by name by address, siapa yang mau secara in-situ, siapa yang mau di kompleks, ya ditinggal.
Biar nanti rakyatnya marah kepada kepala daerahnya," tegas Tito.
>>> Produksi Mobil Penumpang India Salip Jerman, Jadi Terbesar Ketiga Dunia
Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat tidak dapat bekerja tanpa data yang jelas untuk perhitungan.