⌂ Beranda News Barcelona Larang Xavi Hernandez Bela Tim Legends, Hubungan Memanas

Barcelona Larang Xavi Hernandez Bela Tim Legends, Hubungan Memanas

Barcelona Larang Xavi Hernandez Bela Tim Legends, Hubungan Memanas
Xavi Hernandez
A A Ukuran Teks16px

Hubungan antara Xavi Hernandez dengan Barcelona dilaporkan kian memanas setelah munculnya rentetan peristiwa yang penuh ketegangan.

Pihak klub secara sepihak melarang ikon lini tengah tersebut untuk berpartisipasi membela tim Barca Legends.

>>> Ibarbo Park Sleman: Wisata Kota Kartun dengan 23 Wahana Baru di 2026

Keputusan kontroversial ini disinyalir kuat merupakan buntut dari perselisihan Xavi dengan Presiden Klub, Joan Laporta.

Menurut laporan dari jurnalis Javier Miguel di Diario AS, Xavi Hernandez telah mengajukan diri untuk merumput di dua laga ekshibisi terakhir tim legenda, namun ditolak.

Pemboikotan ini disebut-sebut berkaitan erat dengan sikap vokal sang mantan pelatih dalam masa pemilihan klub, di mana ia secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap manajemen, termasuk menyoroti peran sentral Alejandro Echevarria.

Meskipun pihak manajemen menganggap larangan ini hanya bersifat sementara, banyak pihak menilai perlakuan terhadap figur yang berjasa besar itu tidak pantas.

Menjelang pemilihan presiden klub, sebuah wawancara dengan La Vanguardia mengungkap tabir di balik pemecatannya. Xavi merasa perlu menjelaskan diri setelah memendamnya.

Mantan manajer yang diangkat pada tahun 2021 ini membeberkan bahwa hubungan awalnya dengan petinggi Barcelona sebenarnya harmonis.

Namun, keretakan mulai terjadi akibat adanya intervensi dari pihak luar yang sangat dipercaya presiden klub.

"Sebenarnya, saya bergabung dengan Barca berkat dia, tetapi dia akhirnya mengecewakan saya," tegas Xavi Hernandez.

Ia merasa dipecat tanpa diberi tahu alasan sebenarnya, dipengaruhi oleh seseorang yang ia yakini berada di atas presiden, Alejandro Echevarria.

>>> Kemenhut Diminta Segera Rampungkan Izin Pemanfaatan Hutan Dua Perusahaan Aceh

"Dengan kata lain, Alejandro-lah yang memecat saya sebagai pelatih. Begitulah cara kerja Barça ini, praktis dijalankan oleh Alejandro Echevarria," tambahnya.

Xavi melanjutkan, kekecewaan terbesarnya adalah pada Alejandro karena ia benar-benar mengecewakannya.

Proses perpisahan antara Xavi Hernandez dan manajemen Barcelona diwarnai drama. Awalnya, Xavi telah berpamitan, namun manajemen sempat berusaha menahannya sebelum akhirnya mengubah pikiran.

"Pada bulan Januari musim terakhir saya sebagai pelatih, saya memberi tahu mereka bahwa saya tidak akan melanjutkan setelah bulan Juni demi kebaikan klub dan demi kebaikan pribadi saya sendiri," kenang Xavi.

Ia menambahkan, tim terus menang selama dua atau tiga bulan berikutnya, dan pihak manajemen terus mengatakan agar ia tetap tinggal.

Xavi sempat mengadakan pertemuan tatap muka dengan Alejandro karena ia tahu dialah yang membuat semua keputusan.

Alejandro menjawab bahwa mereka sedang mempersiapkan tahun depan dan presiden sudah jelas tentang itu. Namun, setelah eliminasi melawan PSG, Alejandro menelepon Xavi.

Alejandro mengatakan bahwa mereka harus bertemu, bahwa mereka telah mengadakan rapat dewan dan sebagian besar dari mereka tidak yakin tentang kelanjutan Xavi.

>>> BI Bengkulu Subsidi Biaya Pengiriman Pangan Pokok dari Jawa

Alejandro menyuruh Xavi datang ke tempat latihan, namun Xavi menolak karena ia sudah menyatakan akan pergi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru