Chery Group mencatatkan penjualan kumulatif global sebanyak 1.100.921 unit kendaraan sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Pencapaian ini didorong oleh lonjakan permintaan ekspor dan kendaraan energi baru (NEV).
>>> Dekranas Gandeng Komdigi Standarisasi Konten Media Sosial untuk Promosi Kerajinan
Kinerja Ekspor dan NEV
Total penjualan selama lima bulan pertama tahun berjalan ini meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sektor ekspor berkontribusi besar dengan membukukan 752.755 unit, melonjak 69,5 persen secara tahunan.
Pada Mei 2026 saja, pabrikan tersebut memasarkan 247.823 unit kendaraan di seluruh dunia, naik 20,5 persen.
Volume ekspor pada Mei mencapai 181.871 unit, mencetak rekor tertinggi selama tiga bulan berturut-turut.
Segmen NEV menyumbang 100.304 unit pada Mei 2026, tumbuh 58,8 persen.
Secara kumulatif, lini kendaraan elektrifikasi Chery telah terserap sebanyak 361.761 unit hingga Mei 2026.
>>> Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026
Ekspansi di Indonesia
Tren kenaikan performa global ini menjadi fondasi bagi Chery Sales Indonesia untuk memperluas portofolio produk elektrifikasi di pasar domestik.
Perusahaan telah memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) pada model C5 CSH.
Mereka juga tengah mempersiapkan peluncuran mobil listrik kompak bernama Chery Q.
Ekspansi bisnis diimbangi dengan memperkuat jaringan diler yang kini mencapai sekitar 78 diler di berbagai wilayah Indonesia hingga pertengahan 2026.
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan layanan purnajual serta mendukung model eksis seperti Tiggo Series dan Omoda Series.
Sertifikasi dan Basis Pelanggan
Chery baru saja mengantongi sertifikasi AUTOSQS Level 3A, Vehicle Internet Quantum Security Certification, serta National Data Security Level 4 Certification.
>>> BPK Dukung Proses Hukum KPK di Kasus OTT ASN Muara Enim
Saat ini basis pengguna global merek ini telah menembus lebih dari 19,6 juta pelanggan.