Para pemain Timnas Jerman menunjukkan solidaritas dengan menanggung biaya perjalanan bus bagi 600 pendukung setia yang akan menuju pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil sebagai respons atas melonjaknya harga transportasi publik dari wilayah New York menuju Stadion MetLife di New Jersey.
>>> Jadwal Semifinal ASEAN U19 Boys Championship: Indonesia vs Australia 11 Juni 2026
Tiket kereta api yang biasanya dibanderol sekitar 12,90 dollar AS (sekitar Rp 231,9 ribu) sempat melonjak hingga 150 dollar AS (setara Rp 2,6 juta), sebelum akhirnya disesuaikan menjadi 98 dollar AS (sekitar Rp 1,7 juta) selama turnamen.
Kenaikan harga drastis pada moda transportasi, termasuk bus antar-jemput yang sempat mencapai 80 dollar AS (setara Rp 1,4 juta), memicu protes keras dari berbagai pihak.
Gubernur New Jersey menyebut lonjakan harga ini dipicu oleh keputusan FIFA yang tidak bersedia memberikan subsidi transportasi selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Menanggapi situasi tersebut, Federasi Sepak Bola Jerman mengambil inisiatif membantu suporter secara langsung.
"Mengingat tingginya biaya perjalanan bus dan kereta api di New York selama Piala Dunia, para pemain tim nasional Jerman telah mengatur transportasi gratis ke pertandingan grup terakhir untuk 600 penggemar," ungkap pernyataan resmi federasi dikutip dari BBC Sport, Kamis (11/6/2026).
Kapten tim nasional Jerman, Joshua Kimmich, turun tangan langsung mengoordinasikan inisiatif ini bersama rekan-rekan setimnya.
"Kapten Joshua Kimmich dan rekan-rekan setimnya menanggung biaya bus untuk mengangkut para pendukung dari New York ke arena di New Jersey untuk pertandingan melawan Ekuador," lanjut pernyataan tersebut.
>>> 8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi Berdasarkan Survei Tracer Study 2025
Langkah ini kontras dengan gelaran sebelumnya di Rusia maupun Qatar, di mana fasilitas transportasi gratis bagi penggemar menjadi standar utama.
Padahal, Amerika Serikat sempat berkomitmen menyediakan fasilitas serupa saat memenangkan hak tuan rumah pada 2018, sebelum adanya perubahan kebijakan pada 2023 yang menetapkan suporter harus membayar biaya perjalanan sesuai nilai pasar.
Tanggapan Gianni Infantino Soal Polemik Tiket
Selain persoalan transportasi, kritik tajam dari suporter juga mengarah pada tingginya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, buka suara terkait berbagai tantangan penyelenggaraan dan memberikan pembelaan atas kebijakan harga tiket.
"Harga awal sebesar 60 dollar AS (sekitar Rp 1 juta) adalah harga masuk terendah dari semua olahraga Amerika di fase playoff," ungkap Infantino dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk mencegah praktik percaloan yang lebih merugikan.
"Jika Anda menjualnya dengan harga lebih rendah, kemungkinan besar akan dijual di pasar sekunder dengan harga jauh lebih tinggi.
>>> PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Tunai 15 Persen dari Laba 2025
Setiap dolar yang masuk akan digunakan kembali untuk pengembangan sepak bola," tutup Infantino.
