Akumulasi dana yang masuk melalui SRBI, SBN, dan obligasi internasional Danantara secara keseluruhan mencapai kisaran Rp 45,92 triliun.
"Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik," kata Destry.
Kerja Sama Keuangan Regional
Stabilitas eksternal nasional terus diperkuat melalui perluasan jaringan kemitraan internasional.
Bank Indonesia menjalin kesepakatan strategis dengan People's Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA) demi menjaga ketahanan finansial di tingkat kawasan.
Kolaborasi ini menghasilkan tiga poin kesepakatan utama. Pertama, penguatan sinergi ketahanan keuangan antarnegara.
Kedua, penguatan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA). Ketiga, perluasan skema Local Currency Transaction (LCT) untuk transaksi bilateral.
Implementasi kerja sama ini diproyeksikan mampu meminimalkan penggunaan dollar AS dalam aktivitas perdagangan. Hal ini sekaligus memperkokoh posisi rupiah secara jangka panjang.
"BI akan terus hadir di pasar, mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan secara konsisten dan terukur.
>>> Terdakwa Kasus Suap Bea Cukai Akui Lupa Beri Rp 100 Juta ke Rekan Bisnis
Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia," tuturnya.