Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui 664 Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan untuk periode tahun 2026.
Jumlah tersebut tercatat akumulatif hingga 12 Juni 2026. Pengajuan dokumen lain yang belum disahkan masih dalam tahap evaluasi pemerintah.
>>> Mensos Dorong Penguatan Karakter Siswa Sekolah Rakyat Lewat Salat Jumat
Proses Verifikasi Ketat
Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan seluruh tahapan verifikasi berjalan profesional dan transparan.
"Hingga 12 Juni 2026, Ditjen Minerba telah memberikan persetujuan terhadap 664 RKAB tahun 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Setiap perusahaan wajib menyusun perencanaan kerja yang matang. Termasuk memenuhi standar teknis, perlindungan lingkungan, keselamatan kerja, dan kewajiban finansial kepada negara.
"Setiap kegiatan pertambangan harus memiliki dasar hukum dan perencanaan yang jelas. Pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persyaratan tata kelola pertambangan," papar Tri.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, RKAB memuat rencana pengusahaan, finansial, teknis, dan lingkungan. Dokumen ini wajib bagi pemegang IUP maupun IUPK.
>>> Kementerian ESDM dan PLN Gelar Rapat Maraton Cegah Pemadaman Listrik di Jawa
RKAB menjadi panduan legal dari tahap eksplorasi hingga pascatambang. Ditjen Minerba memeriksa aspek administrasi, legalitas, kaidah penambangan, reklamasi, keselamatan kerja, dan kepatuhan pembayaran negara.
"Kami terus melakukan koreksi dan evaluasi agar kegiatan pertambangan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Setiap persetujuan diberikan setelah semua aspek terpenuhi," jelasnya.
Bagi perusahaan yang dokumennya perlu perbaikan, pemerintah membuka kesempatan penyempurnaan. Ditjen Minerba juga memfasilitasi program coaching clinic sebagai pendampingan.
Kendala yang sering ditemui meliputi validitas data eksplorasi, cadangan sumber daya, rencana teknis, penimbunan overburden, pemasaran, dan legalitas perusahaan.
>>> Lionel Messi Berpeluang Pecahkan Enam Rekor di Piala Dunia 2026
"Kalau masih ada yang perlu diperbaiki, kami beri ruang untuk dilengkapi. Kami juga melakukan pendampingan melalui coaching clinic agar perusahaan memahami aspek yang perlu disesuaikan," kata Tri.