⌂ Beranda News SpaceX Resmi IPO di Nasdaq, Catat Rekor Penawaran Terbesar

SpaceX Resmi IPO di Nasdaq, Catat Rekor Penawaran Terbesar

SpaceX Resmi IPO di Nasdaq, Catat Rekor Penawaran Terbesar
Roket SpaceX diluncurkan sebagai simbol IPO perusahaan di bursa Nasdaq
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan antariksa SpaceX telah resmi memulai perdagangan saham perdananya di bursa efek Nasdaq, Amerika Serikat. Langkah ini menandai penawaran umum perdana (IPO) yang memecahkan rekor global.

Aksi korporasi dengan kode emiten SPCX ini berhasil menghimpun dana sekitar 75 miliar dolar AS.

>>> Ibas: Indonesia Harus Jadi Pemain Utama Transformasi Digital Global

Dana tersebut diperoleh dari penjualan lebih dari 555 juta lembar saham dengan harga penawaran 135 dolar AS per lembar.

Dengan harga penawaran tersebut, valuasi korporasi SpaceX kini melampaui 1,75 triliun dolar AS. Hal ini berpotensi menempatkan CEO Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia.

Manajemen SpaceX menyatakan dana hasil IPO akan dialokasikan untuk memperluas bisnis roket utama, layanan komunikasi satelit, dan ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan.

Langkah taktis kecerdasan buatan telah dimulai sejak awal tahun melalui akuisisi perusahaan rintisan xAI milik Elon Musk.

Tujuannya adalah membangun pusat data di bumi dan mengorbitkan infrastruktur komputasi AI di luar angkasa.

Meskipun demikian, laporan prospektus perusahaan menunjukkan SpaceX belum membukukan keuntungan. Perusahaan mencatat kerugian bersih mencapai 4,3 miliar dolar AS pada kuartal pertama tahun ini.

>>> Bae Sin-yeong Resmi Tinggalkan Persita Tangerang Setelah 5 Musim

Lembaga pemeringkat Morningstar memberikan analisis kritis terhadap kondisi keuangan dan tata kelola perusahaan. Morningstar menilai valuasi riil SpaceX hanya berada di angka 780 miliar dolar AS.

Analis Morningstar Nicolas Owens dan Suryansh Sharma mencatat, "The company faces substantial risks related to strategic execution, technological evolution, market dynamics, regulations, AI buildout, and key-person dependency."

Ketidakpastian ini dinilai sangat tinggi mengingat ketergantungan figur kepemimpinan yang besar. Hal ini terjadi di saat SpaceX harus mengeksekusi berbagai strategi teknologi yang rumit.

Peluncuran saham SpaceX ini juga menjadi pembuka dari tiga rencana IPO besar perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan tahun ini.

Perusahaan lain yang dijadwalkan menyusul adalah OpenAI dan Anthropic pada musim gugur mendatang.

>>> Novelty Training Gelar Sertifikasi SKKNI Instruktur Level 4

Sama seperti SpaceX, OpenAI dan Anthropic juga menghadapi tantangan profitabilitas masa depan akibat tingginya biaya pengembangan teknologi tingkat lanjut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru