Timnas Amerika Serikat memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay.
Pertandingan Grup D ini digelar di Stadion SoFi, California, pada Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB.
>>> Harga Emas Pegadaian 13 Juni 2026: Antam Naik Tipis, Galeri 24 & UBS Stagnan
Kemenangan ini menempatkan tim tuan rumah, yang dilatih Mauricio Pochettino, di puncak klasemen sementara Grup D.
Empat gol kemenangan Amerika Serikat dicetak melalui gol bunuh diri pemain Paraguay, Damian Bobadilla, pada menit ke-7.
Folarin Balogun kemudian menambah keunggulan dengan dua gol pada menit ke-31 dan 45+5.
Giovanni Reyna menutup pesta gol Amerika Serikat dengan gol di akhir pertandingan. Kekalahan ini membuat Paraguay menduduki dasar klasemen grup.
Catatan buruk Paraguay di laga pembuka Piala Dunia berlanjut, dengan hanya satu kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan dari delapan pertandingan pembuka sepanjang sejarah mereka.
Pertandingan ini juga mencatatkan sejarah baru dengan penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) untuk pertama kalinya dalam kasus kesalahan identitas.
>>> Amerika Serikat Bantai Paraguay 4-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Wasit Danny Makkelie dari Belanda membatalkan kartu kuning yang sempat diberikan kepada bek veteran Amerika Serikat, Tim Ream.
Setelah meninjau monitor VAR, kartu tersebut dialihkan kepada penyerang Paraguay, Miguel Almiron, yang terbukti melakukan diving.
Intervensi ini merupakan yang pertama berdasarkan regulasi baru FIFA untuk menangani kesalahan identitas pemain.
Mantan bek Everton, Ashley Williams, yang menyaksikan pertandingan di BBC, menyebut momen tersebut sempat membingungkan penonton namun merupakan keputusan yang tepat.
"Mereka membiarkan mereka mengambil tendangan bebas, yang aneh tetapi jelas merupakan keputusan yang tepat," ujar Williams.
Ia menambahkan, meskipun membingungkan, keputusan pembatalan kartu tersebut patut diapresiasi. "Ini pertama kalinya kami melihatnya, tapi salut," katanya.
>>> IHSG Meroket ke 6000 Setelah Terpuruk di Awal Juni
Komentator pertandingan, Danny Murphy, mendukung ketegasan wasit dalam menghukum simulasi pelanggaran. "Adaptasi aturan apa pun yang berarti diving mendapat hukuman lebih berat adalah hal yang baik," tegas Murphy.