Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan jadwal penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Pengumuman itu disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu (13/6/2026).
>>> Vinicius Junior Puji Perkembangan Timnas Maroko Jelang Piala Dunia 2026
Trump menyatakan bahwa kesepakatan akan ditandatangani pada Minggu (14/6/2026). Setelah penandatanganan, Selat Hormuz akan terbuka untuk semua negara.
Pembukaan Selat Hormuz dinilai akan memulihkan jalur perdagangan energi global. Langkah ini juga diharapkan meredakan ketegangan geopolitik internasional.
Iran Membantah Jadwal Penandatanganan
Pernyataan Trump bertolak belakang dengan sikap pemerintah Iran. Kementerian Luar Negeri Iran mengindikasikan bahwa penandatanganan tidak akan terjadi pada hari Minggu.
>>> Australia Kunci Gelar Keenam Piala AFF U-19 Usai Kalahkan Thailand
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa draf perjanjian masih dalam pembahasan internal. Beberapa lembaga terkait masih meninjau dokumen tersebut.
"Saat ini, kesepahaman telah tercapai pada sebagian besar isu, dan kami berada di tahap akhir peninjauan internal," kata Baghaei di televisi pemerintah Iran pada Sabtu (13/6/2026).
>>> Maroko vs Brasil di Piala Dunia 2026: Laga 50-50
Pemerintah Iran enggan memberikan konfirmasi detail isi kesepakatan sebelum finalisasi selesai. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Teheran mengenai isi perjanjian.