Bek Real Madrid, Dean Huijsen, tidak masuk dalam skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Pemain berusia 21 tahun itu kemudian memilih berlibur ke Bali.
Namun, ia tidak sekadar bersantai. Huijsen tetap menjaga kebugaran dengan latihan fisik intens di Bali United Training Center.
>>> Kementerian ESDM Perketat Perizinan Tambang Minerba Lewat Sistem Digital
Latihan kerasnya di tengah liburan menarik perhatian Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. Melalui Instagram, pelatih asal Spanyol itu memberikan komentar.
"Ketika kamu bersantai, elite dunia sedang membantai diri dalam latihan," tulis Souto. Ia mengunggah foto Huijsen dalam posisi ruku.
"Dean Huijsen, pemain profesional Real Madrid. Dia baru saja melewati musim melelahkan dan pukulan mental karena tercoret dari skuad Piala Dunia.
Dia bisa berpesta atau rebahan di pantai. Namun, media lokal justru dipenuhi gambar dirinya yang berlatih keras di bawah terik matahari tropis."
Souto menilai ini mencerminkan perbedaan mentalitas antara pemain elite dunia dan pemain Indonesia. Ia menyayangkan banyak pemain lokal yang cepat puas dan mengendurkan kondisi saat kompetisi jeda.
"Mengapa pemain elite dunia berlatih hingga batas kemampuan di masa liburan, sementara di sini banyak yang menghilang dari radar atau bermain tarkam?"
>>> Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Karyawan yang Curi Motor Majikan
ujarnya. "Istirahat bukan berarti lepas kendali.
Menurunkan kondisi dari 100 ke 0 selama 6-8 minggu adalah bunuh diri profesional."
"September 2026 sudah di depan mata. Apakah kamu memutuskan untuk bekerja memikirkan masa depanmu atau masa lalumu?"
tegas Souto.
Absennya Huijsen juga mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, tidak ada pemain Real Madrid di skuad Spanyol untuk Piala Dunia.
>>> SIM Keliling Polda Metro Jaya Hadir di Jakarta Timur dan Barat, 14 Juni 2026
Timnas Futsal Indonesia sendiri memiliki agenda internasional padat pada September 2026, termasuk turnamen di Shijiazhuang, China.
