⌂ Beranda News Permintaan Protein Whey Meroket, Produsen Kewalahan Penuhi Pasokan Global

Permintaan Protein Whey Meroket, Produsen Kewalahan Penuhi Pasokan Global

Permintaan Protein Whey Meroket, Produsen Kewalahan Penuhi Pasokan Global
Ilustrasi bubuk protein whey dan grafik permintaan global yang meningkat
A A Ukuran Teks16px

Dalam proses pembuatan keju, kasein membentuk dadih padat sedangkan whey berbentuk cairan yang kemudian dikeringkan menjadi bubuk.

Setiap satu pon keju menghasilkan sembilan pon whey. Konsumsi keju di Amerika Serikat sendiri tetap kuat meskipun konsumsi susu cair menurun.

Negara penghasil keju besar biasanya menghasilkan banyak protein whey yang sebagian diekspor ke negara lain seperti China.

Namun, tingginya permintaan domestik membuat pasokan whey kini lebih banyak bertahan di Amerika Serikat.

>>> Team WRT 32 Finis Ketujuh di 24H of Le Mans 2026 Setelah Penalti

Ekspor konsentrat protein whey 80 persen dan isolat dari Amerika Serikat ke China turun 47 persen pada Januari hingga April dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tidak ada cukup produk untuk pelanggan AS, dan oleh karena itu ekspor telah dihentikan sebanyak mungkin.

Kondisi ini membuat China beralih mencari pasokan protein whey dari Eropa. Namun, Eropa juga menghadapi kelangkaan akibat berkurangnya pasokan dari Amerika Serikat.

Dampak Tren Obat Penurun Berat Badan

Lonjakan permintaan whey juga dipengaruhi oleh popularitas penggunaan obat penurun berat badan GLP-1 seperti Wegovy dan Zepbound. Obat ini berfungsi membantu menekan nafsu makan pengguna.

Penggunaan obat obesitas menjadi salah satu faktor pendorong melonjaknya permintaan konsentrat protein whey. Pasien pengguna GLP-1 disarankan mengonsumsi cukup protein untuk menjaga massa otot.

Sekitar 6 persen pasien obesitas dan diabetes di Amerika Serikat menggunakan obat GLP-1 pada tahun lalu. Di tingkat global, porsinya mencapai sekitar 2 persen.

Beberapa estimasi menyebut penggunaan obat ini mencapai 12 persen dari populasi dewasa Amerika Serikat. Fenomena ini dimanfaatkan perusahaan makanan untuk membuat produk tambahan protein guna menarik konsumen.

Langkah Produsen Menghadapi Kenaikan Biaya

Keterbatasan pasokan dan mahalnya biaya bahan baku memaksa sejumlah produsen menaikkan harga jual produk suplemen.

Salah satunya adalah produsen makanan kesehatan dan suplemen asal Illinois, Now Foods.

Perusahaan akhirnya menaikkan harga produk protein whey pada awal tahun ini setelah dua tahun menanggung biaya tinggi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru