Penyerang tim nasional Swedia, Alexander Isak, langsung menunjukkan tajinya pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026.
Penampilan apik ini menjadi pembuktian setelah sang striker sempat mengalami kendala kebugaran bersama klubnya, Liverpool.
>>> Bea Cukai Integrasikan Rekrutmen Lulusan SMA ke Sistem CPNS Nasional
Swedia sukses mengamankan kemenangan besar 5-1 atas Tunisia dalam pertandingan yang digelar di Estadio BBVA, Guadalupe, pada Senin pagi WIB, 15 Juni 2026.
Isak menjadi bintang lapangan lewat kontribusi satu gol serta dua assist bagi kemenangan telak Swedia.
Pemain berusia 26 tahun tersebut tampil merepotkan lini pertahanan lawan dengan pergerakan lincah dari sektor sayap menuju kotak penalti.
Performa impresif ini sekaligus memutus tren kurang memuaskan Isak sepanjang musim 2025/2026. Pada musim perdana bersama Liverpool, mantan penyerang Newcastle United itu kerap menepi akibat rentetan cedera.
Catatan statistik menunjukkan Isak hanya mengemas 22 penampilan dengan total 1.032 menit bermain untuk Liverpool.
>>> Dokter Yusri Binut Ungkap 3 Fondasi Sederhana untuk Hidup Sehat dan Panjang Umur
Ia mengoleksi empat gol dan satu assist, atau rata-rata hanya bermain selama 46,9 menit per laga.
Masalah otot bahkan memaksa Isak melewatkan dua pertandingan pamungkas bersama Liverpool di kompetisi Premier League sebelum akhirnya bergabung ke pemusatan latihan tim nasional Swedia.
Kini, kondisi fisik sang penyerang tampaknya telah pulih sepenuhnya setelah mampu tampil selama 90 menit penuh melawan Tunisia.
Isak juga memperlihatkan kerja sama yang sangat padu saat berduet dengan Viktor Gyokeres di lini depan.
>>> Laba Bersih Konsolidasi BTN Meroket 54 Persen Hingga Mei 2026
Berkat kontribusi besarnya dalam membawa Swedia meraih tiga poin perdana, Alexander Isak secara resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam laga tersebut.