⌂ Beranda News OpenAI dan Anthropic Bersiap IPO, Wall Street Siap Beri Pengawasan Ketat

OpenAI dan Anthropic Bersiap IPO, Wall Street Siap Beri Pengawasan Ketat

OpenAI dan Anthropic Bersiap IPO, Wall Street Siap Beri Pengawasan Ketat
Ilustrasi OpenAI dan Anthropic bersiap melantai di bursa saham dengan latar belakang Wall Street
A A Ukuran Teks16px

Pasar kecerdasan buatan (AI) global bersiap menghadapi babak baru. OpenAI dan Anthropic dilaporkan tengah mempersiapkan diri untuk melantai di pasar saham publik.

Langkah ini menyusul rencana IPO oleh OpenAI, sementara Anthropic diketahui telah mengajukan dokumen penawaran umum secara rahasia.

>>> Piala Dunia 2026: Uruguay dan Arab Saudi Berbagi Angka, Spanyol Ditahan Tanjung Verde

Ketiga penawaran umum perdana ini diproyeksikan menjadi tolok ukur utama kondisi pasar AI saat ini.

Tekanan Tuntutan Wall Street

Masuknya perusahaan-perusahaan AI ke bursa saham menandakan bahwa bisnis bernilai triliunan dolar tersebut harus menghadapi pengawasan yang jauh lebih ketat.

Wall Street dikenal selalu menuntut pertumbuhan bisnis yang eksplosif dari para emiten.

Ekspektasi yang tampaknya masih bisa dikendalikan di pasar privat dapat berubah menjadi tekanan tanpa henti di bawah sorotan kepemilikan publik.

Tuntutan tinggi dari Wall Street terhadap industri AI sudah mulai terlihat pada pergerakan saham sejumlah perusahaan terafiliasi.

Broadcom, yang bermitra dengan OpenAI dan Anthropic, mencatat lonjakan pendapatan 48 persen pada kuartal kedua.

Namun, sahamnya tercatat merosot lebih dari 13 persen, yang menjadi pekan terburuknya sejak September 2024.

Tekanan serupa melanda sektor cip AI, termasuk Nvidia.

>>> Obligasi Global Danantara US$ 1,5 Miliar Laris Manis, Bukti Kepercayaan Investor

Pada Januari 2025, Nvidia sempat kehilangan nilai pasar sebesar USD 600 miliar dalam sehari akibat kemunculan DeepSeek, kompetitor baru dari China.

Proyeksi Kinerja dan Valuasi

OpenAI dan Anthropic ke depan akan dinilai dengan indikator ketat yang sama, di mana kinerja keuangan mereka menjadi parameter pertumbuhan industri.

Pasar modal juga akan menyoroti kemampuan likuiditas kedua perusahaan untuk membiayai infrastruktur AI yang mahal.

OpenAI mengumumkan perolehan dana sebesar USD 122 miliar pada Maret, yang mendongkrak valuasinya menjadi USD 852 miliar.

Pendapatan bulanan mereka menyentuh USD 2 miliar, melesat dari catatan sebelumnya sebesar USD 1 miliar per kuartal.

Sementara itu, valuasi Anthropic dilaporkan melonjak dari USD 380 miliar pada Februari menjadi USD 965 miliar pada Mei, melampaui OpenAI.

Jumlah korporasi yang menggunakan Anthropic juga dilaporkan telah melewati OpenAI per Mei.

Keputusan melangkah ke IPO mengindikasikan tingkat kepercayaan diri OpenAI dan Anthropic terhadap jalur profitabilitas bisnis mereka.

>>> Pakar ITB Jelaskan Dua Penyebab Utama Pemadaman Listrik Jawa dan Bali

Hal ini diprediksi membuat para analis akan mencecar CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei mengenai proyeksi produk masa depan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru