Namun, adopsi AI di sektor keuangan harus dilakukan secara hati-hati mengingat industri ini juga dituntut menjaga keamanan data dan memenuhi ketentuan regulator.
Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara, Ricardo Irwan Rei mengatakan, pemanfaatan AI akan terus didorong untuk meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan pelat merah.
Menurut dia, Indonesia juga perlu mulai memikirkan pengembangan teknologi AI yang dibangun secara mandiri guna memperkuat kedaulatan digital nasional.
Ke depan, para pelaku industri menilai keunggulan perusahaan tidak lagi ditentukan semata oleh akses terhadap teknologi AI terbaru.
Faktor yang lebih penting adalah kemampuan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses bisnis, tata kelola, budaya kerja, serta pengambilan keputusan sehari-hari.
>>> Timnas Iran Keluhkan Masalah Logistik Selama Piala Dunia 2026
Dengan kata lain, tantangan terbesar perusahaan bukan lagi membangun teknologi AI, melainkan membangun organisasi yang siap bekerja bersama AI.