Lionel Messi menunjukkan performa dominan dengan mencetak tiga gol saat Argentina meraih kemenangan telak 3-0 atas Aljazair dalam lanjutan Grup J Piala Dunia 2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Kansas City, Amerika Serikat.
>>> Modus Pungli Pemakaman Gratis di Jakarta Libatkan Oknum RT/RW
Ketiga gol penentu kemenangan dicetak oleh kapten Argentina tersebut pada menit ke-17, 60, dan 76. Pencapaian ini membawa Argentina memuncaki klasemen sementara Grup J.
Penyerang Inter Miami ini bermain selama 80 menit dan berhasil memecahkan rekor gol legendaris Miroslav Klose. Messi kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara turnamen.
Meskipun dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut, performa Messi diwarnai tindakan kontroversial yang memicu reaksi negatif dari publik.
Ketegangan muncul pada menit ke-32 ketika Messi terlibat duel dengan kapten Aljazair, Aissa Mandi. Insiden tersebut melibatkan injakan kaki kiri ke arah betis Mandi hingga terjatuh.
>>> Polisi Temukan Jasad Pria Membusuk di Kontrakan Makasar Jakarta Timur
Wasit dan petugas VAR tidak memberikan hukuman kartu ataupun melakukan peninjauan ulang atas insiden tersebut. Pertandingan pun dilanjutkan tanpa sanksi pelanggaran.
Keputusan pengadil lapangan yang mengabaikan tekel keras itu memicu kecaman luas dari para pengguna media sosial. Banyak yang menilai insiden tersebut seharusnya berujung kartu merah.
Beberapa pengguna media sosial menuding FIFA akan melindungi Messi di Piala Dunia kali ini.
>>> Bule Baku Hantam di Canggu Bali Picu Kemacetan Parah
Ada pula yang berpendapat bahwa reputasi besar Messi dan tim nasionalnya menjadi alasan di balik keputusan kontroversial wasit.