⌂ Beranda News PT Provident Investasi Bersama Tbk Himpun Obligasi Rp2,3 Triliun untuk Refinancing

PT Provident Investasi Bersama Tbk Himpun Obligasi Rp2,3 Triliun untuk Refinancing

PT Provident Investasi Bersama Tbk Himpun Obligasi Rp2,3 Triliun untuk Refinancing
Rapat Umum Pemegang Saham PT Provident Investasi Bersama Tbk
A A Ukuran Teks16px

Obligasi tersebut terbagi atas Seri A Rp50 miliar (bunga 7,5 persen, tenor 367 hari) dan Seri B Rp370 miliar (bunga 9 persen, tenor tiga tahun).

Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 diterbitkan pada 19 Desember 2025 senilai Rp490 miliar.

Obligasi ini meliputi Seri A Rp100 miliar (kupon 5,75 persen, tenor 367 hari), Seri B Rp290 miliar (kupon 6,95 persen, tenor tiga tahun), serta Seri C Rp100 miliar (kupon 7,35 persen, tenor lima tahun).

Pada 3 Maret 2026, perseroan melepas Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp939,03 miliar.

Obligasi tersebut mencakup Seri A Rp50 miliar (bunga 5,7 persen, tenor 367 hari), Seri B Rp325,11 miliar (kupon 7 persen, tenor tiga tahun), dan Seri C Rp563,92 miliar (kupon 7,85 persen, tenor lima tahun).

Dampak pada Kinerja Keuangan

Penerapan manajemen pendanaan ini berdampak positif pada pembalikan kinerja keuangan PALM pada kuartal I-2026.

Perseroan mencatat laba periode berjalan sebesar Rp2,32 triliun hingga 31 Maret 2026.

Angka tersebut melonjak Rp3,75 triliun dibandingkan kuartal I-2025 yang mencatat rugi bersih Rp1,42 triliun.

Lonjakan profitabilitas ini didorong oleh keuntungan neto atas investasi saham dan efek ekuitas lainnya yang mencapai Rp2,44 triliun.

Padahal pada kuartal pertama tahun lalu, pos investasi tersebut mengalami kerugian sebesar Rp1,3 triliun.

Hingga akhir Maret 2026, total aset PALM tumbuh 25,6 persen menjadi Rp11,55 triliun dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp9,19 triliun.

>>> Ducks Garage Pamerkan Dua Honda Little Cubra Langka di BBQ Ride

Liabilitas perusahaan tercatat naik tipis 0,8 persen menjadi Rp3,28 triliun, sementara posisi ekuitas melonjak 39,1 persen menjadi Rp8,26 triliun dibandingkan nilai sebelumnya sebesar Rp5,94 triliun.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru