"Rapat FOMC hari Rabu bisa dibilang menjadi salah satu yang paling penting dalam beberapa waktu terakhir karena investor kini harus mulai memahami gaya komunikasi Ketua The Fed yang baru, yang tentunya membutuhkan masa penyesuaian bagi pasar," ucap Demmert.
Pengaruh Data Inflasi Inggris
Selain sentimen dari domestik Amerika Serikat, pergerakan instrumen pendapatan tetap ini juga dipengaruhi oleh rilis data ekonomi dari kawasan Eropa.
Tingkat inflasi tahunan di Inggris per Mei 2026 dilaporkan bertahan di angka 2,8 persen, atau berada sedikit di bawah ekspektasi para ekonom yang memproyeksikan angka 3 persen.
Kantor Statistik Nasional Inggris mengumumkan bahwa sektor transportasi menjadi pemicu utama inflasi, yang kemudian diimbangi oleh penurunan harga kelompok makanan serta minuman non-alkohol.
>>> Pencuri Gasak Tas Pengunjung di Toilet Mal Senayan
Kondisi inflasi Inggris yang lebih rendah dari estimasi pasar tersebut langsung memicu penurunan yield obligasi pemerintah Inggris atau gilt di seluruh jangka waktu, di mana tenor 10 tahun merosot lebih dari 3 basis poin ke posisi 4,756 persen.