Di sisi lain, Sun Motor memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas prospek pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat.
>>> Marinus Gea Soroti Usulan Tambahan Anggaran MPR Hampir Rp1 Triliun
General Manager Operational Sun Motor Mitsubishi, Rudi Rimawan, mengungkapkan bahwa kompetisi saat ini tidak hanya terjadi antar-merek, melainkan juga antar-diler dalam jaringan satu merek yang sama.
“Di Jakarta itu ada total 56 dealer Mitsubishi. Dengan supervisor dan sales force yang sedemikian banyak, kompetisinya pasti sangat ketat.
Jadi dengan adanya tools ini, dengan adanya DealerView ini, kita berharap kita bisa berkompetisi lebih baik, lebih cepat dan tentunya lebih profesional,” kata Rudi.
Pada fase awal, implementasi DealerView diterapkan pada jaringan Sun Motor Mitsubishi wilayah Jakarta dan membuka peluang perluasan ke jaringan lainnya di masa mendatang.
Sun Motor memiliki sekitar 45 cabang Mitsubishi yang tersebar di Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Bali, dengan 12 cabang di antaranya berada di Jakarta.
Rudi menilai adopsi teknologi digital menjadi krusial karena konsumen kini lebih aktif mencari informasi secara daring sebelum mendatangi diler fisik.
Melalui penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan ini, Sun Motor memproyeksikan kualitas calon pelanggan potensial dapat mengalami kenaikan sekitar 20 persen hingga 30 persen.
“Saya berharap dengan adanya AI system ini setidaknya bisa meningkatkan sekitar 20 persen sampai 30 persen, bukan penjualan langsung ya, tapi dari kualitas leads yang kita dapatkan,” ucap Rudi.
Kendati demikian, tantangan utama dalam penerapan teknologi baru ini diakui terletak pada proses adaptasi dan perubahan kebiasaan tim penjualan.
Sebagian besar tenaga penjual saat ini masih mengandalkan halaman pendaratan pribadi atau komunikasi langsung lewat aplikasi pesan instan WhatsApp.
Fokus implementasi DealerView difokuskan untuk mengarahkan calon pelanggan ke platform digital yang mampu merekam perilaku dan minat konsumen secara terukur.
Ke depan, AtlasGo berkomitmen memperluas ekosistem bisnis ke berbagai sektor yang memiliki proses penjualan kompleks serta siklus pengambilan keputusan yang panjang.
>>> Demo Mahasiswa UKI di Kramat Jati Sebabkan Lalu Lintas Padat
Setelah properti dan otomotif, peta jalan ekspansi perusahaan menyasar industri lain dengan fokus prediksi niat pembeli hingga pelatihan penjualan otomatis berbasis AI.