Kementerian Agama (Kemenag) merancang program beasiswa bernama INSIGHT Scholarship untuk menarik 100 ribu mahasiswa internasional belajar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Program ini diumumkan pada Kamis (18/6/2026) dan akan mulai disosialisasikan ke lingkungan diplomatik pada 30 Juni 2026.
>>> AS dan Iran Sepakati Perjanjian Sementara Buka Selat Hormuz
Pendanaan INSIGHT Scholarship berasal dari kombinasi anggaran Kemenag dan pendapatan domestik PTKIN yang berstatus Badan Layanan Umum.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, menjelaskan bahwa program ini menawarkan skema pembiayaan yang variatif.
“Selain beasiswa, tersedia pula berbagai program short course dan bentuk dukungan akademik lainnya. Skema pembiayaannya beragam, mulai dari beasiswa penuh (full scholarship) hingga beasiswa parsial (partly scholarship),” ujarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan jumlah pelajar asing di Indonesia.
“Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia. Bahkan Presiden menantang agar pada tahun 2029 Indonesia mampu menarik sedikitnya 100 ribu mahasiswa asing,” jelas Sahiron.
>>> Komdigi Tangani Ribuan Pelanggaran HKI di Situs Ilegal
Kementerian Luar Negeri turut mendukung inisiatif ini karena dinilai memperkuat posisi akademis Indonesia di kancah global.
Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, menilai program ini memiliki nilai taktis yang tinggi.
“Tidak tertutup kemungkinan mahasiswa dari Eropa, Amerika, Singapura, dan negara-negara lain tertarik mempelajari studi Islam di Indonesia.
Dengan perkembangan kajian Islam yang semakin maju, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia,” kata Ani.
>>> Turis China Jadi Korban Perampokan Bersenjata di Kota Meksiko
Tiga PTKIN, yaitu UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Kalijaga, dan UIN Maulana Malik Ibrahim, berhasil masuk peringkat dunia QS World University Rankings by Subject 2026 dalam bidang Theology, Divinity and Religious Studies.
