Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa pemerintah hingga pertengahan Juni 2026 belum membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Penegasan ini menyusul maraknya informasi palsu dan tautan pendaftaran tiruan yang beredar di media sosial.
>>> BGN Alihkan Anggaran Makan Gratis dari 76 Sekolah di Jawa
Kabar bohong tersebut sempat menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai jadwal pasti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini.
Pihak BKN memastikan bahwa poster dan kabar mengenai dimulainya pendaftaran CPNS 2026 tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Informasi tersebut menggunakan domain non-pemerintah yang terindikasi sebagai modus penipuan phishing.
Imbauan BKN dan Modus Penipuan
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan mengklik tautan yang meminta data sensitif.
Data sensitif tersebut meliputi NIK, Nomor KK, password akun, data rekening bank, dan kode OTP.
"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN," ujar Wisudo.
"Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," tambahnya.
>>> PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan di GBK
Selain BKN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) juga dicatut dalam narasi hoaks yang beredar pada awal Juni 2026.
Hoaks tersebut mengklaim membuka seleksi CPNS lulusan SMA hingga perguruan tinggi usia 18 sampai 45 tahun.
Berdasarkan laporan Kompas. com, tidak ada pengumuman seleksi CPNS di akun media sosial resmi atau situs Kemenimipas.
Kemenimipas sejak 18 Februari 2026 telah menyatakan belum ada pembukaan seleksi untuk tahun anggaran 2026.
Pemerintah saat ini masih memetakan kebutuhan formasi ASN melalui pengumpulan usulan dari kementerian, lembaga negara, serta pemerintah daerah.
Proses ini dipersiapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.
>>> Transaksi QRIS Wisatawan Asing di Indonesia Tembus Rp 4,3 Triliun
Seluruh pengumuman resmi mengenai penerimaan CASN dan CPNS hanya akan dipublikasikan lewat kanal resmi instansi pemerintah, portal SSCASN, serta akun Instagram @bkngoidofficial dan @kemenpanrb.