Piala Dunia 2026 telah mencetak sejarah baru yang mengkhawatirkan terkait jumlah kartu merah yang dikeluarkan.
Dalam 27 pertandingan yang baru saja dimainkan, wasit telah mengeluarkan total lima kartu merah.
>>> Declan Rice Puji Riccardo Calafiori, Sebut Sahabat Terbaik di Arsenal
Angka ini sudah melampaui akumulasi kartu merah dari dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yaitu Piala Dunia 2018 di Rusia dan Piala Dunia 2022 di Qatar, yang masing-masing hanya mencatat empat kartu merah sepanjang turnamen.
Seluruh sanksi pengusiran pada edisi kali ini diberikan secara langsung oleh wasit, menandakan pelanggaran yang terjadi masuk dalam kategori fatal.
Analisis Penyebab Tingginya Kartu Merah
Mantan wasit Mark Clattenburg berpendapat bahwa tingginya angka kartu merah bukan disebabkan oleh permainan kasar, melainkan ketidaktepatan pemain dalam mengambil keputusan krusial di area penting.
"Para pemain sebenarnya bermain dengan baik, tetapi mereka melakukan kesalahan di sekitar kotak penalti, mungkin karena panik," ujar Clattenburg.
>>> Burung Perkici Muka Biru Langka Ditemukan Kembali di Pulau Buru
Regulasi baru yang menambah kuota skuad menjadi 26 pemain juga disinyalir berkontribusi. Hal ini membuat pemain merasa tidak terlalu terbebani jika harus absen karena akumulasi kartu.
"Para pemain tahu mereka mungkin absen di pertandingan berikutnya, tetapi dengan 26 pemain dalam skuad, ada cukup banyak pemain yang bisa menggantikan posisi mereka," tambahnya.
Beberapa pemain yang telah menerima kartu merah langsung antara lain Assim Madibo dan Homam Ahmed dari Qatar, Tarik Muharemovic dari Bosnia dan Herzegovina, Cesar Montes dari Meksiko, serta Themba Zwane dari Afrika Selatan.
Themba Zwane bahkan menerima perpanjangan hukuman dari satu menjadi tiga pertandingan akibat tindakan fatalnya.
>>> Pemprov DKI Buka Lowongan Padat Karya, Jamin Bebas Praktik Orang Dalam
Rekor kartu merah terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh edisi 2006 di Jerman dengan total 28 kartu merah.