⌂ Beranda News OJK Respons Hasil Review MSCI Terkait Status Pasar Modal Indonesia

OJK Respons Hasil Review MSCI Terkait Status Pasar Modal Indonesia

OJK Respons Hasil Review MSCI Terkait Status Pasar Modal Indonesia
OJK merespons hasil review MSCI 2026
A A Ukuran Teks16px

"Terkait aspek Information Flow di atas, kami memandang masukan tersebut sebagai bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan sejalan dengan agenda reformasi pasar modal yang saat ini sedang dijalankan bersama oleh OJK, Bursa Efek Indonesia, KSEI, KPEI, serta seluruh pelaku industri," jelas Hasan Fawzi.

>>> Persib Bandung Bersiap Hadapi Tantangan Baru di ASEAN Club Championship

OJK juga mencatat adanya pengakuan MSCI terhadap berkurangnya catatan terkait tingkat liberalisasi pasar valuta asing, meskipun hasil penilaiannya masih memerlukan perbaikan lebih lanjut.

"Kami terus melakukan koordinasi intensif di Internal OJK dan dengan otoritas terkait seperti Bank Indonesia guna memastikan ke depan akan lebih baik dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko yang govern dan sejalan dengan kebijakan makroprudensial nasional untuk mencegah volatilitas pasar," lanjut Hasan Fawzi.

Dalam beberapa bulan terakhir, otoritas telah menjalankan perbaikan data kepemilikan saham, keterbukaan informasi, kerangka pelaporan beneficial ownership, peningkatan kapasitas surveillance, serta penyempurnaan regulasi.

Menurut laporan kumparan.

com, reformasi tersebut telah memperoleh pengakuan dari pelaku pasar serta penyedia indeks global seperti MSCI dan FTSE sebagai variabel penentuan konstituen indeks maupun kebijakan portofolio investasi.

"Sebagaimana release sebelumnya di Mei 2026, Global Index Provider akan terus mengumpulkan feedback dari klien serta pelaku pasar lokal dan internasional, termasuk mutual fund manager, broker, dan hedge fund, untuk memvalidasi efektivitas dan kebijakan reformasi pasar modal Indonesia yang telah diterbitkan," tutur Hasan Fawzi.

OJK menegaskan bahwa penguatan integritas dan transparansi merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan demi meningkatkan kepercayaan investor domestik dan internasional.

"Ke depan, OJK akan terus memperkuat engagement dan dialog yang konstruktif dengan MSCI, FTSE Russell, serta berbagai global index provider and investor internasional untuk memastikan bahwa berbagai reformasi yang telah dan sedang dilakukan dapat dipahami secara komprehensif oleh komunitas investasi global," ucap Hasan Fawzi.

Otoritas tetap optimistis terhadap fundamental ekonomi nasional yang kuat sebagai landasan utama untuk meningkatkan kredibilitas pasar keuangan Indonesia di tingkat global.

"Kami memandang masukan MSCI sebagai bagian dari proses perbaikan yang konstruktif.

Dengan Konsistensi reformasi yang sedang berjalan, kami optimis kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia akan terus menguat ke depan," ujar Hasan Fawzi.

>>> Hormon Adrenarke Picu Perubahan Emosi Anak Usia Sekolah Dasar

Sementara itu, dilansir dari Reuters melalui Kontan, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung stagnan dalam rentang sempit setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya dalam sebulan terakhir.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru