⌂ Beranda › News › FAO Prediksi Produksi Beras Dunia Turun Jadi 552,4 Juta Ton
News

FAO Prediksi Produksi Beras Dunia Turun Jadi 552,4 Juta Ton

Ilustrasi beras dan grafik penurunan produksi
Ilustrasi beras dan grafik penurunan produksi
A A Ukuran Teks16px

Organisasi Pangan Dunia (FAO) memperkirakan produksi beras global akan menurun pada musim 2026/2027. Penurunan ini dipicu oleh ancaman fenomena cuaca El Nino.

Dalam laporan edisi Juni 2026, FAO menyebut volume panen musim ini diperkirakan mencapai 552,4 juta ton.

Angka itu turun 1,6 persen dibandingkan rekor tertinggi musim sebelumnya yang mencapai 561,6 juta ton.

Hampir seluruh kawasan dunia diprediksi mengalami penyusutan produksi. Namun, FAO mencatat wilayah Afrika berhasil menghindari tren penurunan tersebut.

Kawasan Asia diperkirakan tidak menghadapi gejolak besar. Hal ini berkat sistem irigasi yang memadai dan peningkatan dukungan sarana produksi.

Di sisi lain, konsumsi beras global justru meningkat menjadi 558,1 juta ton. Meskipun konsumsi melampaui produksi, ketersediaan stok dari musim sebelumnya dinilai aman.

Cadangan beras global pada akhir periode 2026/2027 diproyeksikan mencapai 213,8 juta ton. Jumlah tersebut menjadi rekor cadangan tertinggi kedua sepanjang sejarah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah telah menyiapkan langkah penanggulangan risiko kekeringan akibat El Nino. Ia melaporkan stok beras Indonesia saat ini sekitar 5,2 juta ton.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru