⌂ Beranda News Meta Bakar Uang untuk AI, Pakar Ingatkan Kegagalan Metaverse

Meta Bakar Uang untuk AI, Pakar Ingatkan Kegagalan Metaverse

Meta Bakar Uang untuk AI, Pakar Ingatkan Kegagalan Metaverse
Ilustrasi: Meta Bakar Uang untuk AI, Pakar Ingatkan Kegagalan Metaverse
A A Ukuran Teks16px

Saham Meta mengalami penurunan signifikan setelah investor menyuarakan keraguan mengenai komitmen perusahaan untuk terus menginvestasikan dana besar pada proyek kecerdasan buatan (AI).

Kekhawatiran ini muncul di tengah penurunan laba perusahaan dan mengingatkan pada kegagalan proyek metaverse yang sebelumnya ambruk.

>>> Prediksi Timor Leste vs Indonesia: Garuda Diunggulkan Menang Meyakinkan

Saham perusahaan induk Instagram dan Facebook itu merosot hingga 11% setelah laporan keuangan kuartal April-Juni menunjukkan pertumbuhan pendapatan 28% menjadi USD 61 miliar, namun laba turun 14% menjadi USD 6 miliar.

Meta mengumumkan akan membelanjakan antara USD 130 miliar hingga USD 145 miliar tahun ini, mayoritas untuk AI. Angka ini meningkat dari rencana sebelumnya sebesar USD 125 miliar.

Chief Financial Officer (CFO) Meta, Susan Li, menyatakan bahwa penjualan teknologi AI ke perusahaan lain dapat membantu memulihkan modal investasi.

Namun, lini bisnis tersebut belum terealisasi.

Arus kas bebas Meta pada kuartal tersebut mencapai USD 784 juta, level terendah dalam lima tahun terakhir, karena hampir seluruhnya tersedot oleh belanja infrastruktur AI.

>>> Aston Villa Tiba di Indonesia, Siap Guncang GBK Lawan Indonesia All Stars

Analis Forrester, Mike Proulx, menilai investor kini harus memutuskan apakah inisiatif AI Meta merupakan diversifikasi atau pengalihan fokus.

Proulx membandingkan situasi ini dengan kesalahan langkah Meta di metaverse, di mana perusahaan menghabiskan banyak dana sebelum ada permintaan produk yang terbukti nyata.

Mark Zuckerberg menyatakan keyakinannya bahwa investasi besar di bidang AI akan memberikan imbal hasil yang sepadan seiring waktu.

Ia menambahkan bahwa kemampuan AI Meta telah mendorong interaksi di Instagram dan Facebook, serta meningkatkan kemampuan usaha kecil dalam membuat iklan.

Zuckerberg juga mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mengembangkan agen AI, yaitu chatbot yang dapat beroperasi secara otonom untuk membantu pengguna.

>>> Pasar HP Global Anjlok 6%, Samsung dan Apple Justru Tumbuh

Meta berencana menjual model AI dan alat komputasi kepada perusahaan lain, dimulai dengan membuat model AI Muse Spark lebih mudah diintegrasikan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM