⌂ Beranda News Schneider Electric Ungkap Risiko Arc Flash pada Data Center AI 800 VDC

Schneider Electric Ungkap Risiko Arc Flash pada Data Center AI 800 VDC

Schneider Electric Ungkap Risiko Arc Flash pada Data Center AI 800 VDC
Ilustrasi: Schneider Electric Ungkap Risiko Arc Flash pada Data Center AI 800 VDC
A A Ukuran Teks16px

Schneider Electric telah merilis sebuah studi yang menganalisis risiko arc flash pada arsitektur daya 800 VDC yang dirancang untuk data center AI.

Studi ini diklaim sebagai analisis pertama di industri yang menyajikan panduan praktis bagi operator dan insinyur untuk mengidentifikasi, menilai, serta memitigasi risiko keselamatan pada infrastruktur data center generasi baru.

>>> Rodri Pilih Barcelona, Real Madrid Gigit Jari

Arc flash adalah ledakan energi listrik yang menghasilkan panas sangat tinggi, berpotensi menyebabkan cedera serius dan kerusakan peralatan.

Schneider Electric menilai kajian ini krusial seiring industri yang mulai beralih ke sistem distribusi daya 800 VDC untuk mendukung rak server AI dengan konsumsi daya hingga 400 kW atau lebih.

Analisis Risiko Arc Flash pada Arsitektur 800 VDC

Dalam studi tersebut, Schneider Electric membandingkan dua arsitektur 800 VDC yang umum digunakan oleh perusahaan hyperscaler.

Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya risiko arc flash sangat dipengaruhi oleh desain sistem, penempatan kapasitor, serta kecepatan perangkat proteksi dalam memutus gangguan listrik.

Manish Kumar, EVP Secure Power & Data Centers Schneider Electric, menyatakan bahwa distribusi daya 800 VDC merupakan perubahan besar dalam desain data center, namun aspek keselamatannya harus dikaji secara menyeluruh.

Kolaborasi dengan sejumlah perusahaan hyperscaler menghasilkan kerangka praktis pertama yang dapat membantu para insinyur mengevaluasi risiko arc flash, memahami karakteristik gangguan, hingga merancang sistem proteksi yang efektif untuk arsitektur bertegangan tinggi.

Kerangka ini menawarkan pendekatan terstruktur untuk memahami karakteristik gangguan, menetapkan praktik kerja yang aman, serta merancang sistem proteksi yang efektif.

Tujuannya adalah membantu industri beralih ke arsitektur bertegangan lebih tinggi dengan aman dan penuh percaya diri.

>>> Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persib Lewat Adu Penalti

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM