⌂ Beranda News Studi Geologi Ungkap Faktor Bentuk Asimetris Pulau Anak Krakatau
News

Studi Geologi Ungkap Faktor Bentuk Asimetris Pulau Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau dari udara
Studi Geologi Ungkap Faktor Bentuk Asimetris Pulau Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px

Anak Krakatau ternyata tidak tumbuh secara simetris sejak awal kemunculannya di masa lalu.

Bentuk dasar laut membuat material vulkanik lebih cepat menumpuk di satu sisi.

Pola Pertumbuhan dan Rekam Jejak Sejarah

Prof Sebastian Watt dari University of Birmingham menjelaskan kondisi geologi mempengaruhi struktur tersebut.

Sisi timur laut dasar lautnya relatif dangkal sehingga material erupsi menumpuk lebih cepat.

Sebaliknya, sisi barat daya mengumpulkan material di perairan yang lebih dalam dengan pertumbuhan lambat.

Ketidaksimetrisan tersebut akhirnya memengaruhi kestabilan gunung api yang runtuh pada 2018.

Tim peneliti memanfaatkan catatan sejarah yang sangat rinci untuk memahami perubahan bentuk tersebut.

Peta, foto, citra satelit, hingga pemetaan drone digunakan untuk merekonstruksi evolusi gunung.

Data historis juga memperlihatkan perubahan laju pertumbuhan volume pulau dari dekade ke dekade.

📰 Update Terbaru