⌂ Beranda News IONext.ai Luncurkan IONA dan Orbit untuk Integrasi AI Skala Besar

IONext.ai Luncurkan IONA dan Orbit untuk Integrasi AI Skala Besar

IONext.ai Luncurkan IONA dan Orbit untuk Integrasi AI Skala Besar
Ilustrasi kecerdasan buatan untuk integrasi perusahaan
A A Ukuran Teks16px

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) semakin meluas di berbagai sektor industri di Indonesia. Banyak perusahaan mulai beralih dari layanan publik berbayar menuju pengembangan model kustom untuk operasional internal.

Namun, implementasi AI kerap menghadapi kendala besar.

>>> Fitur Anti Theft Alva Cervo Berhasil Lacak Motor Curian di Jakarta

Mayoritas inovasi lokal justru berhenti pada tahap uji coba atau Proof of Concept (POC) tanpa berhasil diintegrasikan ke sistem operasional harian.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, penyedia platform AI cloud lokal IONext.

ai (PT Data Awan Nusantara) menggelar acara "AI Production at Scale Indonesia 2026" pada 18 Juni 2026 di Apple Developer Institute for Professionals, Autograph Tower, Jakarta.

Acara ini mempertemukan sekitar 100 pemangku kepentingan teknologi, termasuk CEO, CTO, VP Engineering, dan perwakilan software house dari sektor perbankan, ritel, hingga manufaktur.

Kebutuhan industri saat ini mencakup pemrosesan dokumen, analisis data, pengolahan gambar, hingga otomatisasi alur kerja.

Transisi ke produksi massal membutuhkan infrastruktur komputasi yang stabil, efisien, aman, dan sesuai regulasi.

Melalui platform terintegrasi, perusahaan dapat memanfaatkan model open-source seperti Qwen, DeepSeek, dan Llama. Langkah ini memungkinkan korporasi memiliki kapabilitas setara layanan global dengan kendali penuh atas data.

Keamanan informasi menjadi prioritas utama untuk mencegah kebocoran data sensitif akibat penggunaan platform publik. IONext.

ai menyediakan akses API yang seluruh proses komputasinya berjalan di infrastruktur dalam negeri dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022.

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen AI.

>>> Jepang Naikkan Biaya Visa Turis Asing Lima Kali Lipat Mulai Juli 2026

Kita perlu mulai membangun kemampuan untuk menerapkan AI di lingkungan nyata, mulai dari infrastruktur, penerapan, hingga pemanfaatan yang langsung membantu bisnis dan industri," ujar Mohamad Fachri.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM