"Kalau Demokrat ini kan kita berpengalaman selama ini di luar pemerintahan, sebelumnya selama 9 tahun dan kita mengambil sikap yang tegas dan jelas gitu.
Kita menyampaikan kritik, kita juga tegas gitu di situ," tutur Herzaky.
Demokrat sendiri mengaku tetap menghormati segala bentuk keputusan politik yang diambil oleh internal PDIP.
"Tapi lagi-lagi yang menjadi poin penting adalah silakan tunjukkan saja sikapnya yang tegas.
Apakah hari ini beliau berada di luar, apakah beliau hari ini ada di dalam," lanjut Herzaky.
Sementara itu, Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun merespons kritik politikus PDIP terhadap pemerintah dengan meminta agar kritik tersebut disampaikan secara matang dan proporsional.
"Kritik itu penting dalam demokrasi agar pemerintah terus mendengar apa yang menjadi aspirasi masyarakat.
Namun, dalam situasi bangsa yang sedang menghadapi tekanan karena situasi geopolitik saat ini, kritik sebaiknya disampaikan dengan penuh tanggung jawab, bukan dengan cara yang membuat keadaan makin panas, perlu ajakan yang lebih mendinginkan suasana supaya lebih mereda," ujar Misbakhun.
Misbakhun menyayangkan kritik dari PDIP yang dinilainya belum substantif serta solutif, mengingat partai tersebut memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pemerintahan.
"PDI Perjuangan pernah memiliki pengalaman panjang dalam mengopersionalkan pemerintahan dan kebijakan negara.
Oleh karena itu, kritik yang disampaikan semestinya lebih matang, proporsional, dan solutif, bukan justru menambah panas situasi," ujar Misbakhun.
Ia juga mengingatkan agar setiap parpol bersikap konsisten dan tidak bermain dua kaki dengan memosisikan diri sebagai penyeimbang yang hanya mau mengambil keuntungan politik.
"Jangan memosisikan diri sebagai penyeimbang, tetapi ketika program pemerintah yang bagus diapresiasi juga ingin mendapatkan poin. Sebaliknya, posisinya langsung mengkritik keras saat ada program pemerintah sedang bermasalah.
>>> PB PASI Sambut Baik Kebijakan Transformasi Olahraga Presiden Prabowo
Posisi politik dua kaki itu tidak elegan," tambah Misbakhun.