Ini DPR bersama pemerintah memanggil LPS," ujar Said Iqbal.
>>> Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026
Upaya pemanggilan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian hak pekerja atau memulihkan kembali modal perusahaan agar dapat beroperasi normal tanpa PHK.
"Bagaimana langkah-langkah untuk menyelamatkan hak-hak karyawan ini, supaya tidak bertarung, atau pilihan yang pertama, disuntikan modalnya ke PT Pakerin, jadi perusahaan bisa jalan lagi, tidak ada PHK, kira-kira itu temuan pertama di PT Pakerin," lanjutnya.
4.000 Karyawan PT Feng Tai Dirumahkan
Selain kasus di Jawa Timur, Said Iqbal yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) membeberkan kondisi industri sepatu di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Sebanyak 4.000 karyawan PT Feng Tai selaku produsen sepatu merek global terpaksa dirumahkan karena masalah pesanan yang belum diperpanjang.
"Beberapa temuan awal, sekali lagi ini temuan awal, temuan awal menyatakan bahwa orderan sepatu Nike, jadi memproduksi sepatu Nike ke PT Feng Tai ini sudah selesai, sehingga menunggu orderan berikutnya.
Nah, menunggu orderan berikut ini belum ada kepastian, sehingga 4.000 karyawan yang orderannya sudah selesai memproduksi sepatu Nike ini dirumahkan," beber Said Iqbal.
Kondisi operasional pabrik sepatu tersebut kian diperparah oleh keterlambatan pasokan komoditas bahan baku akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.
"Tapi ada juga informasi yang mengatakan ada keterlambatan bahan baku untuk membuat sepatu Nike-nya.
Biasanya, bahan baku untuk membuat sepatu Nike di PT Feng Tai ini langsung dari Nike pasokannya.
Tapi karena ada perang, situasi perang di Iran dan Amerika Israel, maka pasokan bahan baku sepatu diserahkan ke vendor yang lain, supplier yang lain oleh PT Nike," ungkap Said Iqbal.
Penyesuaian rantai pasok global oleh pihak prinsipal merek tersebut memicu hambatan pengiriman bahan baku ke fasilitas produksi dalam negeri.
"Nah, perpindahan vendor ini memperlambat masuknya pasokan bahan baku akibat perang tadi," lanjutnya menjelaskan.
>>> OJK Sita 41 Aset Terkait Pembiayaan Fiktif BPRS Gayo Perseroda
KSPI bersama jajaran pemerintah pusat kini tengah menjajaki komunikasi langsung dengan pihak perwakilan merek Nike untuk memastikan keberlanjutan order produksi di PT Feng Tai.